Iklan Banner Sukun
Politik Pemerintahan

Penanganan Covid-19, PT SIER Diganjar Penghargaan Persakmi

Surabaya (beritajatim.com) – PT Surabaya Industrial Estate Rungkut menerima penghargaan dalam dukungan penanganan Covid-19 dari Perhimpunan Sarjana dan Profesional Kesehatan Masyarakat Indonesia (Persakmi).

Penghargaan diserahkan langsung oleh Ketua Umum Persakmi Dr. Aminuddin Syam, SKM, M. Kes., M. Med.Ed bersama Sekretaris Jenderal Persakmi, Rachmad Pua Geno SKM, M. Kes kepada Direktur Operasi PT SIER, Didik Prasetiyono dalam acara Musyawarah Nasional VI Persakmi dan Jambore Sarjana Kesehatan Masyarakat Nasional I Tahun 2022, Sabtu (25/6/2022).

Ketua Umum Persakmi Aminuddin Syam, mengatakan pandemi Covid-19 memberikan hikmah tersendiri yaitu mendorong terbentuknya giving society yaitu masyarakat yang peduli terhadap sesama. Mereka bahu-membahu menyatukan langkah memerangi Covid-19.

“Untuk itu, Munas dan Jambore Persakmi kita laksanakan bersamaan waktunya. Ditengah dua aganda besar tersebut, juga digelar Persakmi Award. Penghargaan Persakmi Award diberikan kepada pihak – pihak yang berhasil nerapkan nilai gotong royong ditengah pandemi Covid-19,” ungkap Aminuddin Syam.

PT SIER dinilai berkontribusi dalam membantu penanganan pandemi Covid-19 khususnya di Kota Surabaya dan mampu menerapkan protokol kesehatan dengan baik di lingkungan perusahaan kawasan industri yang dikelola sehingga meminimalisir transmisi penularan.

“Sejak tracing kasus pertama muncul pada akhir April 2020 penanganan pandemi kami perhatikan cukup bagus mengingat kawasan industri sebagai critical sector penggerak ekonomi. Ada Klinik SIER terlibat aktif dalam beberapa kali penyelenggaraan vaksinasi. Selanjutnya SIER juga aktif bekerja sama dengan PMI Kota Surabaya dalam penyelenggaraan Donor Darah Konvalesen untuk para penyintas Covid Salah satu terobosan SIER yang kami perhatikan adalah konversi gudang kosong menjadi rumah oksigen,” tambah Aminuddin yang juga Dekan Fakultas Kesehatan Masyarakat/FKM Universitas Hassanudin ini.

Direktur Operasi PT SIER, Didik Prasetiyono mengatakan, BUMN pengelola kawasan industri tersebut telah membagi tiga langkah strategis dalam membantu penanganan pandemi. Langkah tersebut didesain terintegrasi untuk ikut mengendalikan pandemi.

“Langkah pertama tentunya mendorong serapan vaksinasi secara tepat sasaran terutama di lingkungan industri, sampai saat ini lebih 20.000 dosis telah disalurkan baik untuk karyawan maupun masyarakat sekitar. Kita juga turut berpartisipasi dalam Sentra Vaksinasi Bersama program Kementrian BUMN dan Kementrian Kesehatan, kunci menghadang adalah dengan serapan vaksin yang segera dan itu kami ikut dukung sinergi terutama dengan Pemerintah Kota Surabaya dan Pemerintah Provinsi Jawa Timur,” ungkap Didik.

Kedua, lanjut Didik, menerapkan tata laksana penanganan pandemi secara optimal di lingkungan perusahaan. “Di internal, kami membentuk satgas. Testing, tracing, treatment terhadap personel yang terpapar sangat optimal. Dikontrol rutin oleh dokter, termasuk melalui telemedicine. Kami juga support penuh obat dan vitamin bagi karyawan yang terpapar, bagaimana melakukan formula pengendalian pandemi dengan tetap menjaga roda bisnis perusahaan tetap berjalan, ekonomi harus terus berputar,” paparnya.

Adapun langkah ketiga, papar Didik, PT SIER turut membantu menyiapkan dukungan sumber daya yang dimiliki, dalam hal ini refocusing anggaran TJSL (Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan) kepada kegiatanyang berhubungan dengan penanganan pandemi, seperti pembuatan Rumah Oksigen yang merupakan isolasi terpusat kerjasama dengan Rumah Sakit Ewa Pangalela Marinir TNI AL atas koordinasi Kementrian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi.

“Terima kasih atas apresiasi dari Persakmi. Tentu ini memacu SIER untuk terus bergerak membantu pemerintah dan masyarakat sebagai bagian dari visi keberlanjutan perusahaan,” jelas Didik sesaat setelah acara.

Sementara itu turut menerima Persakmi Awards, Kepala Dinas Kesehatan Kota Surabaya, Nanik Sukristina, yang hadir mewakili Walikota Surabaya Eri Cahyadi dalam sambutan menekankan bahwa kemajuan dunia kesehatan akan berdampak pada kualitas kehidupan manusia yang semakin sehat, semakin sejahtera dan semakin produktif yang akhirnya berdampak pada meningkatnya harapan hidup masyarakat. [tok/suf]


Apa Reaksi Anda?

Komentar