Politik Pemerintahan

Cara Bupati Kediri Tanamkan Nasionalisme

Pemuda Tak Pakai Masker Disanksi Hapalkan Pancasila

Kediri (beritajatim.com) – Ada hal menarik dalam agenda roadshow dan audensi Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana ke lereng Gunung Wilis, tepatnya di Kecamatan Banyakan. Sebelum orang nomor satu di Kabupaten Kediri itu bertemu dengan kepala desa se-Kecamatan Banyakan, terlebih dulu datang ke sebuah warung di area Prabu Pragolopati di Desa Parang.

Mas Bup Dhito melakukan aksi simpati kepada pemuda yang melanggar protokol kesehatan. Dirinya membantu memakaikan masker kepada pemuda tersebut agar terhindar dari ancaman virus korona. Tetapi, sebelum itu Masbup memberi sanksi kepada pemuda itu untuk menghapal Pancasila dengan menyebut isi sila di dalamnya.

“Ayo menghapal Pancasila dulu,” pinta Mas Bup kepada pemuda yang tengah duduk di warung ini. Sambil malu-malu, remaja berkauss merah ini menuruti permintaan putra Sekretaris Kabinet Pramono Anung. Dia menghapal satu persatu sila dalam Pancasila. Meskipun tidak lancar, tetapi lima sila itu mampu dihapalnya.

Tindakan tersebut dilakukan oleh Masbup untuk membiasakan masyarakatnya menerapkan protokol kesehatan. Tak henti-hentinya Mas Bup mengingatkan agar warga selrlu memakai masker saat berada di luar rumah. Sementara terkait sanksi yang diberikan tersebut untuk menanamkan jiwa nasionalisme yang bertepatan peringatan hari lahirnya Pancasila .

Bupati muda ini berjanji akan melakukan hal serupa kepada masyarakat. Sementara itu, usai memberikan sanksi kepada pemuda pelanggar prokes, Masbup melakukan pertemuan dengan sembilan kepala desa di wilayah Banyakan, untuk menyerap aspirasi dalam program pembangunan partifipatif yang diterapkan. [adv kominfo/nm]



Apa Reaksi Anda?

Komentar