Iklan Banner Sukun
Politik Pemerintahan

Pemuda Pancasila Siap Bentengi Bawaslu Jember dari Intimidasi

Ketua PP Jember Zamroni Ulfa ditemui Ketua Bawaslu Jember Imam Thobrony Pusaka (kiri)

Jember (beritajatim.com) – Sejumlah pengurus Pemuda Pancasila berkunjung kantor Badan Pengawas Pemilu Kabupaten Jember, Jawa Timur, Senin (7/12/2020). Mereka menyatakan dukungan kepada Bawaslu yang menertibkan alat peraga kampanye semua pasangan calon kepala daerah pada masa tenang.

Kunjungan ini tak lepas dari adanya aksi unjuk rasa pendukung calon bupati petahana Faida di kantor Bawaslu Jember, Minggu (6/12/2020) malam. Pendukung petahana memprotes pencopotan dua banner ucapan selamat untuk Faida yang kembali bekerja setelah sempat cuti kampanye.

Ketua PP Jember Zamroni Ulfa ditemui Ketua Bawaslu Jember Imam Thobrony Pusaka. Zamroni meminta kepada Bawaslu tetap bekerja tanpa takut terhadap tekanan siapapun. “Kami memberikan dukungan, bahwa apa yang dilakukan Bawaslu Jember sudah benar,” katanya kepada wartawan, usai pertemuan.

Zamroni meyakini jika Bawaslu Jember sudah bekerja sesuai undang-undang. “Kami memberi dukungan agar apa yang dilakukan tetap berjalan. Apapun yang sifatnya intimidasi terhadap Bawaslu, kami siap mengawal dan membantu Bawaslu. Pilkada ini aturannya sudah jelas,” katanya.

Zamroni meminta semua pihak agar menjaga kondusivitas pemilu. “Ini masa tenang, melakukan kayak begini (pemasangan baliho ucapan selamat kepada calon petahana), ini namanya konyol,” katanya.

PP tidak ingin ada pihak yang mendiskreditkan Bawaslu dan Komisi Pemilihan Umum Jember. “Kami ingin pilkada damai. Siapapun pemenangnya yang penting fair. Kita hari ini tidak bicara soal pasangan calon 01, 02, 03. Kita bicara aturan. Supaya pilkada damai kondusif, kita harus menahan diri,” kata Zamroni.

Terpisah, Thobrony menyambut baik dukungan Pemuda Pancasila. “Kami berterima kasih kepada organisasi kemasyarakatan yang sudah mendukung kinerja Bawaslu Jember. Ini jadi pelecut kami agar tetap berjalan sesuai aturan dan perundang-undangan yang sudah ada,” katanya. [wir/kun]


Apa Reaksi Anda?

Komentar