Politik Pemerintahan

Pemprov Jawa Timur Apresiasi BHBS Kota Mojokerto

Wali Kota Mojokerto, Ika Puspitasari menerima sertifikasi PDF di Rumah Rakyat, Kecamatan Magersari, Kota Mojokerto.

Mojokerto (beritajatim.com) – Perilaku Hidup Bersih dan Sehat yang telah diterapkan oleh warga Kota Mojokerto mendapat apresiasi dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur. Hal ini ditunjukkan dengan diterimanya sertifikat Open Defecation Free (ODF) oleh Wali kota Mojokerto Ika Puspitasari di Rumah Rakyat, Kecamatan Magersari, Kota Mojokerto.

Kabid Kesehatan Masyarakat, Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Jawa Timur, Vitria Dewi mengatakan, Kota Mojokerto berhasil dinyatakan ODF setelah proses verifikasi bahwa di Kota Mojokerto sudah tidak ada lagi yang buang air besar sembarangan. “Hal ini dibuktikan dengan serangkaian verifikasi berjenjang,” ungkapnya, Kamis (8/10/2020).

Yakni mulai dari tingkat kelurahan, kecamatan sampai tingkat provinsi baik itu verifikasi dokumen maupun verifikasi lapangan yang telah dilakukan pada 17 September lalu. Pemberian sertifikat tersebut sebagai pengingat bagi semua atas semua capaian yang telah diraih dan tetap konsisten untuk tidak melakukan buang air besar sembarangan dan tetap buang air besar di jamban yang sehat.

Ketua Forum Kota Sehat Mojokerto Riani menyampaikan, pencapaian sertifikat ODF merupakan salah satu persyaratan untuk seleksi Kota Sehat Nasional predikat Wistara dengan enam Tatanan. “Mojokerto telah memperoleh Kota Sehat 2 tatanan ‘Swasti Saba Padapa’ dan 4 tatanan ‘Swasti Saba Wiwerda’ tahun 2021 dengan diperolehnya sertifikat ODF bisa masuk 6 tatanan ‘Swasti Saba Wistara’,” katanya.

Kepala Dinkes Kota Mojokerto, Christina Indah Wahyu mengatakan, usaha untuk mencapai ODF sudah dilakukan sejak tahun 2015 dengan program jamban sehat yang difasilitasi pemkot dan edukasi pola hidup sehat melalui kader motivator. “Kota Mojokerto punya 1600 kader motivator dan anggota PKK yang menjadi penggerak pemberdayaan masyarakat untuk program-program pemerintah dan salah satunya adalah ODF,” ujarnya.

Sementara itu, Wali Kota Mojokerto, Ika Puspitasari menyampaikan rasa syukurnya, di tengah keterbatasan dalam masa pandemi Covid-19 Kota Mojokerto masih mampu meraih prestasi, yaitu penghargaan ODF bahwa Kota Mojokerto sudah bebas dari buang air besar sembarangan. “Pencapaian prestasi ini merupakan sinergitas dan dukungan dari berbagai pihak,” tuturnya.

Diantaranya, Dinas Kesehatan, Bappeko, Dinas Perumahan dan Permukiman, Forum Kota Sehat dan PKK. Ning ita (sapaan akrab, red), juga berharap prestasi ini menjadi stimulan yang luar biasa bagi semua agar ke depan dapat memperoleh prestasi yang lebih baik, keterbatasan dan hambatan yang dihadapi pada suasana pandemi tidak menjadi sebuah kendala yang berarti jika berikhtiar maksimal dan berupaya secara profesional.

“Kota Mojokerto telah 4 tahun berturut-turut memperoleh predikat Kota Sehat. Dengan diperolehnya sertifikat ODF ini bisa meningkatkan predikat Kota Mojokerto untuk mencapai Kota Sehat pada tahun 2021 yang akan datang dan ke depan bisa mencapai predikat Kota Sehat Tertinggi,” tegasnya. [tin/kun]





Apa Reaksi Anda?

Komentar