Politik Pemerintahan

Pemprov Jatim Buka Rekrutmen 1.817 Formasi CPNS, Apa Saja?

Surabaya (beritajatim.com) – Pemerintah pusat melalui Badan Kepegawaian Negara (BKN) memberikan kuota CPNS untuk Pemprov Jatim sebanyak 1.817 formasi. Lowongan CPNS ini akan dibuka pendaftarannya paling cepat November 2019.

Kepala BKD Provinsi Jatim, Anom Surahno di kantornya, Jumat (25/10/2019) menjelaskan, sebelumnya pemprov mengusulkan 2.176 formasi ke pemerintah pusat, tapi yang disetujui kuotanya sebanyak 1.817 formasi.

“Penetapan formasi CPNS Pemprov Jatim itu setelah beberapa hari lalu digelar rapat di Badan Kepegawaian Negara (BKN). Jumlah lowongan CPNS di Pemprov Jatim itu berdasarkan KepMenPAN RB nomor 558 tahun 2019. Selanjutnya kami menunggu kepastian kapan pendaftaran dibuka. Kemungkinan awal November,” katanya.

Anom membocorkan formasi paling banyak dalam penerimaan CPNS tahun ini tetap untuk tenaga pendidikan atau guru. Total yang dibutuhkan sebagai tenaga pendidikan sebanyak 1.133 formasi. Kemudian, disusul formasi tenaga teknis dari berbagai bidang keahlian sebanyak 362 lowongan.

Selain keduanya, Pemprov Jatim juga membuka formasi tenaga kesehatan sebanyak 322 lowongan. Yang berbeda dengan tahun sebelumnya adalah tahun ini akan ada perlakuan khusus untuk kategori jalur Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K).

Anom menyebut akan ada Penetapan formasi pengalihan formasi P3K ke CPNS berdasarkan KepMenPAN nomor 82 tahun 2019. Belum dijelaskan apakah dibuka jalur khusus dari P3K untuk dites menjadi CPNS. Namun, untuk kategori P3K ini juga telah ditetapkan formasinya di Pemprov Jatim.

Untuk formasi tenaga pendidikan sebanyak 760 orang, kesehatan 242 meliputi dokter umum, perawat dan perawat terampil. Kemudian, ada juga formasi untuk tenaga teknis sebanyak 88 orang untuk Penyuluh Pertanian. “Detail mengenai informasi CPNS nanti kami sampaikan lagi. Sementara itu dulu,” jelasnya.

Prinsipnya, menurut Anom, pemprov memberlakulan ketentuan ‘Zero Growth’ seperti pemerintah pusat. Artinya, tidak boleh menambah pegawai, tapi hanya mengganti pegawai yang pensiun. Pada tahun ini sebanyak 2.176 orang pegawai pemprov yang pensiun. “Kami usulkan formasi juga 2.176 orang. Kalau tahun 2018 lalu, dari 2.242 pegawai yang pensiun, berhasil dipenuhi formasi sebanyak 1.974 pegawai,” pungkasnya. (tok/kun)





Apa Reaksi Anda?

Komentar