Politik Pemerintahan

Pemkot Surabaya Siap Beri Solusi untuk Pedagang Hi Tech

Surabaya (beritajatim.com) – Satu bulan ke depan merupakan masa kritis untuk ribuan pedagang dan karyawan Hi Tech Mall Surabaya. Terlebih lagi, selama periode itu, mereka diminta mengosongkan stan jelang berakhirnya masa pengelolaan Mall IT ini oleh PT Sasana Boga.

Di sisi lain, nasib Para pedagang hingga saat ini belum ada kepastian setelah 1 April 2019. Saat di mana masa BOT dari PT Sasana Boga berakhir, Mall IT terbesar itu akan diserahkan ke Pemkot Surabaya.

Kepala Bappeko Surabaya Eri Cahyadi, saat dikonfirmasi menyatakan bahwa Hitech Mall hingga akhir Maret hak sepenuhnya masih di tangan PT Sasana Boga. Hubungan pedagang dan karyawan mall itu belum saatnya Pemkot intervensi.

“Namun harus kami sampaikan bahwa semua harus dicarikan solusi terbaik. Sebab ada ribuan orang di sana. Sudah kami pikirkan saat kami harus berhubungan dengan mereka. Keinginan kami, pedagang akan tetap menjadi bagian dari Hitech Mall,” kata Eri, Selasa (26/2/2019).

Namun pihaknya masih akan menunggu hari H besok. Dinamikanya akan terus diikuti Pemkot. Saat ini semua terkait nasib pedagang dan karyawan masih belum wewenang Pemkot.

Eri menyampaikan, Hitech Mall pasca diserahkan Pemkot adalah menjadikan gedung itu menjadi gedung UKM dan Seni Budaya. Namun nanti juga akan mengakomodasi para pedagang. Formulanya akan dirumuskan kemudian. [ifw/kun]

Apa Reaksi Anda?

Komentar