Politik Pemerintahan

Pemkot Surabaya Diminta Ajukan Pemberlakuan PSBB

Surabaya (beritajatim.com) – Guna mempercepat dan memutus mata rantai Covid-19 di Kota Pahlawan, muncul saran dari kalangan DPRD Kota Surabaya agar jajaran pemerintah kota mengusulkan pemberlakuan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB). Hal itu diungkapkan oleh anggota Komisi D DPRD Kota Surabaya, Ibnu Shobir.

“Saran saya seharusnya segera diberlakukan PSBB, seperti di Jakarta. Namun, sebelum diterapkan PSBB, terlebih dahulu harus dilakukan solusi bagi warga Surabaya, agar ada bantuan logistik ke setiap warga selama PSBB,” ujarnya kepada wartawan di gedung DPRD Kota Surabaya, Senin (13/04/20).

Usulan ini dicetuskan oleh Ibnu Shobir akibat dari massifnya penyebaran Covid-19 di wilayah Kota Surabaya. “Jalan satu-satunya bagaimana Pemkot Surabaya menyempitkan ruang gerak virus Covid-19 dengan melakukan PSBB, agar benar-benar Covid-19 ini tidak lagi menjadi pandemi di Kota Surabaya yang kita cintai ini,” tegas politisi PKS ini.

“Nah dengan PSBB ini, secara otomatis akan diketahui berapa jumlah penurunan kasus ODP atau PDP. Langkah Pemkot Surabaya memang sudah preventif, tapi harus lebih ekstrem untuk melindungi warganya yaitu, penerapan PSBB solusi akhir dari musibah wabah yang mematikan ini,” pungkas Ibnu Shobir.

Sebagai informasi, berdasarkan data yang dimiliki oleh Pemkot Surabaya, saat ini terdapat 35 pasien positif Virus Corona yang berhasil sembuh. Ada 30 pasien berasal dari Surabaya, dan 5 lainnya dari luar Surabaya. Selain itu, terdapat pula 145 pasien PDP yang berhasil sembuh. Meski demikian terdapat 13 pasien yang meninggal dunia.

Per Hari Minggu (13/4/2020) di Kota Pahlawan memiliki 1360 ODP, 502 PDP, 172 kasus positif Corona dari Surabaya, dan 8 kasus positif Corona dari luar Surabaya.

Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini terus mendorong warganya agar turut serta mencegah penyebaran Covid-19. Sebab, untuk memutus mata rantai virus ini dibutuhkan keterlibatan semua pihak. Baik itu pihak pemerintah, Kepolisian, TNI, stakeholder, hingga masyarakat umum.

Selain itu, ia juga meminta supaya warga tetap mengisolasi diri secara mandiri di rumah masing-masing. Dengan cara, tidak keluar rumah jika tidak ada keperluan yang sangat mendesak.

Secara detail, masyarakat Surabaya bisa mengakses laman https://lawancovid-19.surabaya.go.id/. Di laman itu, data sebaran yang ada bisa diakses hingga sebaran level Kelurahan. [ifw/but]





Apa Reaksi Anda?

Komentar