Politik Pemerintahan

Pemkot Mojokerto Targetkan 122 Bidang Tersertifikat

Mojokerto (beritajatim.com) – Pemkot Mojokerto menargetkan pengurusan sertifikat sebanyak 122 bidang. Hal itu menyusul banyaknya aset milik Pemkot Mojokerto sampai saat ini yang belum memiliki legalitas kepemilikan yang sah.

Walikota Mojokerto, Ika Puspitasari mengatakan, saat ini pihaknya sedang mengakses untuk penertiban aset. “Kita sudah koordinasi dengan BPN. Tahun 2019 ini, Pemkot Mojokerto menargetkan ada 122 bidang dilakukan sertifikasi,” ungkapnya, Kamis (25/4/2019).

Sebagian diantaranya melalui program Pendaftaran Tanah Sistematik Lengkap (PTSL) yakni sebanyak 69 bidang. Sedangkan yang non-PTSL ada 53 bidang. Lahan yang akan diajukan tersebut merupakan bidang tanah yang telah berdiri bangunan serta yang belum dimanfaatkan.

“Dokumen kepemilikan hak tersebut cukup vital dalam upaya pembangunan. Selama ini, pemkot terganjal melakukan pemanfaatan maupun pembangunan karena tidak ada sertifikat. Kedepan kita juga butuh banyak pembangunan, namun jika asetnya belum clean and clear, bisa bermasalah dalam pembangunannya,” katanya.

Salah satu yang menjadi atensi Pemkot Mojokerto yakni aset ditempati gedung sekolah. Dari total 63 lembaga mulai tingkat TK, SD hingga SMP Negeri, 16 diantaranya masih belum bersertifikat. Pasalnya lahan masih dalam sengketa dan menunggu pelepasan dari pemilik sebelumnya hingga dalam pemecahan sertifikat.

Akibatnya, belasan sekolah tersebut tidak bisa dilakukan perbaikan kategori sedang dan berat. Padahal tahun 2019 ini, masih kata Ning Ita (sapaan akrab, red), Pemkot Mojokerto mengalokasikan sekitar Rp4 milyar untuk melakukan rehabilitasi 12 SDN dan SMP Negeri.

Sekolah yang belum mengantongi sertifikat, hanya bisa mendapatkan dana pemeliharaan. Tahun 2019, dana perbaikan skala ringan dianggarkan Rp830 juta untuk 12 lembaga baik yang sudah memiliki sertifikat maupun belum. “Targetnya tidak hanya sekolah, kita fokuskan di tahun pertama ini yang sudah termanfaatkan dan yang akan kita manfaatkan,” tegasnya. [tin/suf]

Apa Reaksi Anda?

Komentar