Politik Pemerintahan

Pemkot Mojokerto Sita Rokok Ilegal Berbagai Merek

Mojokerto (beritajatim.com) – Wakil Wali Kota Mojokerto Achmad Rizal Zakaria, menginspeksi mendadak (sidak) sejumlah pasar tradisional terkait pemberantasan barang cukai ilegal, Senin (16/12/2019). Sedikitnya 12 rokok berbagai merk tanpa dilengkapi pita cukai disita petugas gabungan.

Kali ini, orang nomor dua di Kota Mojokerto melakukan sidak di kawasan Pasar Tanjung Anyar dan Pasar Burung Empu Nala, Kecamatan Magersari, Kota Mojokerto. Hasilnya, ada sedikitnya 12 macam produk barang cukai yang tidak dilengkapi pita cukai yang disita sebagai barang sampel.

“Inspeksi kali ini, kami ingin mensosialisasikan kepada seluruh masyarakat Kota Mojokerto, khususnya pedagang supaya tidak menjual rokok ilegal dan produk yang tidak bercukai. Kami ambil sampel 12 merek rokok yang dijual di Kota Mojokerto. Kami sampaikan ke bea cukai supaya dicek ilegal atau tidak,” ungkapnya, Senin (16/12/2019).

Masih kata Wawali, rokok tanpa cukai dan ilegal harus dihentikan peredarannya karena merugikan negara. Pasalnya, produsen rokok tersebut tidak membayar cukai rokok kepada negara. Selain itu, tentunya rokok ilegal membahayakan kesehatan masyarakat. Jika 12 merk rokok yang disita terbukti ilegal, pihaknya akan menyita seluruhnya dari para pedagang.

“Yang pasti merugikan masyarakat juga karena pembayaran cukai rokok kami kembalikan untuk masyarakat. Kami akan serahkan ke penegak hukum, namun kami menunggu bea cukai yang menentukan pelanggarannya. Kami mengimbau, agar para pedagang tidak lagi menjual rokok ilegal. Semoga rokok ilegal tidak lagi beredar di Kota Mojokerto,” katanya.

Sidak kali ini, Pemkot yang terdiri dari petugas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dan Bagian Perekonomian menggandeng Kejaksaan Negeri Tinggi (Kejari) Kota Mojokerto, Polresta Mojokerto. Sidak dibagi menjadi tiga tim, tim utara, tim selatan dan tim barat. Tim barat dan utara, dipimpin langsung Sekretaris Daerah Kota (Sekdakot) Mojokerto Harlistyati.

Ada dua pasar tradisional yang menjadi jujukan sidak, yakni Pasar Prajurit Kulon dan Pasar Cakar Ayam, Kecamatan Prajurit Kulon. Sebagai bentuk sosialisasi pemberantasan barang cukai ilegal, pihak Pemkota Mojokerto menempelkan stiker bertuliskan ‘Stop Rokok Ilegal’ dibeberapa sudut pertokoan.[tin/ted]

Apa Reaksi Anda?

Komentar