Politik Pemerintahan

Pemkot Mojokerto Bentuk Tim Pemulasaraan Jenazah Covid-19

Wali Kota Mojokerto, Ika Puspitasari. [Foto: misti/bj.com]

Mojokerto (beritajatim.com) – Meski belum berstatus zona merah, Pemkot Mojokerto membentuk tim pemulasaraan jenazah bagi pasien yang meninggal akibat Covid-19. Pemkot juga menyiapkan tempat pemakaman khusus untuk mengantisipasi jika terjadi kendala dalam proses persemayaman.

Pembentukan tim tersebut telah tertuang dalam Keputusan Wali Kota Mojokerto Nomor 188.45/192/417.111/2020 tentang Pembentukan Tim Pemulasaraan Jenazah Korban Covid-19 Kota Mojokerto. Tim beranggotakan lintas unsur tersebut dipersiapkan untuk menangani jenazah mulai dari pemandian hingga proses pemakaman ke liang lahat.

“Ada 27 orang yang kita SK-kan sebagai tim pemulasaraan jenazah, kita juga melibatkan TNI-Polri, relawan, hingga petugas penggali makam. Termasuk ambulance juga kita siapkan karena ambulance harus khusus. Nantinya semua terlibat sesuai teknis kerja masing-masing,” kata Wali Kota Mojokerto, Ika Puspitasari, Kamis (16/4/2020).

Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Mojokerto ini menambahkan, tim juga dibekali pembekalan sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP) dan diwajibkan untuk menggunakan Alat Pelindung Diri (APD) lengkap. Karena proses pemakaman harus segera dilakukan tidak lebih dari empat jam.

“Meskipun di Kota Mojokerto belum ada yang cofirm (positif Covid-19), tapi tetap kita harus waspada. Istilahnya sedia payung sebelum hujan, baik untuk PDP (pasien dalam pengawasan) maupun confirm. Kebetulan di Kota Mojokerto kan tidak ada lahan Perhutani jadi kita mengikuti petunjuk dari Provinsi,” tegasnya.[tin]

Pemkot Mojokerto juga menyiapkan lahan khusus untuk pemakaman pasien Covid-19, namun Ning Ita (sapaan akrab, red), tidak menyebutkan titik lokasi yang disiapkan untuk persemayaman khusus tersebut. Informasi yang diperoleh lahan yang disiapkan tersebut ada di Kecamatan Magersari yang merupakan tanah aset Pemkot Mojokerto seluas kurang lebih 501 meter persegi.

“Karena Bu Gubernur sudah meng-SK-kan di Jatim lahan-lahan perhutani di wilayah mana saja yang sudah resmi ditunjuk sebagai tempat pemakaman bagi PDP maupun confirm,” pungkasnya.[tin/kun]





Apa Reaksi Anda?

Komentar