Politik Pemerintahan

Pemkot Malang Siap Vaksinasi Tahap Dua

Kepala Dinas Kesehatan Kota Malang, Sri Winarni.

Malang (beritajatim.com) – Pemerintah Kota Malang mulai melakukan pendataan peserta vaksinasi tahap dua yang menyasar pejabat publik. Sejumlah instansi pelayanan publik sudah mengisi formulir pendataan. Dari pendataan ini akan diketahui jumlah penerima vaksin tahap dua di Kota Malang.

“Untuk jumlahnya masih belum masuk ke kami. Formnya sudah kami kirim, nanti masing-masing instansi mengirimkan ke kami via email. Kalau dari surat Kemenkes RI batas pendataan itu 13 Februari 2021,” kata Plt Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Malang, Sri Winarni, Rabu, 10 Februari 2021.

Adapun pelayanan publik yang disasar diantaranya, TNI-Polri, Satpol-PP, petugas PDAM, Aparatur Sipil Negara (ASN), guru hingga pegawai Badan Usaha Milik Daerah (BUMD). Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengusulkan wartawan dalam vaksinasi tahap dua. Wali Kota Malang, Sutiaji juga senada dengan Gubernur Khofifah.

“Kalau untuk petugas publik itu saat ini kami lagi melakukan pendataan jumlahnya nanti kami usulkan. Jadi kami mendata dulu belum mengusulkan,” ujar Sri Winarni.

Sri mengatakan, pemantauan penerima vaksin sinovac tahap dua dilakukan melalui aplikasi SISDMK milik Kemenkes RI. Selain itu, vaksinasi untuk tenaga kesehatan kategori lansia mereka masih melalakukan koordinasi dengan Pemprov Jawa Timur. Sebab, penggunaan vaksin Sinovac bagi mereka di usia 60 tahun ke atas sudah disetujui oleh Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).

“Nanti proses pendataannya berdasarkan Sosialisasi Aplikasi Sistem Informasi SDM Kesehatan (SISDMK) yang sudah terinput di dalam aplikasinya Kemenkes RI. Jumlahnya (nakes usia di atas 60 tahun) akan kami cermati dulu melalui aplikasi tersebut,” tandasnya. [luc/but]



Apa Reaksi Anda?

Komentar