Politik Pemerintahan

Pemkot Malang Pertanyakan Indikator PPKM Mikro

Wali Kota Malang, Sutiaji.

Malang(beritajatim.com) – Pemerintah Kota Malang mempertanyakan indikator Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) berskala mikro di sebagian Jawa dan Bali. Wilayah Malang Raya masuk dari daerah yang wajib menerapkan PPKM.

Aturan ini resmi dijalankan sejak 9 Februari 2021 besok sesuai instruksi Mendagri nomor 3 tahun 2021.

Wali Kota Malang, Sutiaji mengatakan, seharusnya PPKM Mikro diterapkan di seluruh wilayah Indonesia. Sebab, dengan PPKM menyeluruh di wilayah Indonesia maka penyebaran Covid-19 bisa dikendalikan secara efektif. Sebab, transmisi Covid-19 dari daerah lain ke daerah lain.

“PPKM model RT/RW tidak akan efektif, kalau hanya seperti Malang Raya, Surabaya Raya, harus seluruh Indonesia. Sekarang tingkat kesembuhan kita tinggi. Dasarnya apa, PPKM di Malang Raya, tetapi karena keputusan pusat, kita harus ikuti,” ujar Sutiaji, Senin, (8/2/2021).

Dalam PPKM Mikro mengatur ketentuan penentuan zonasi penularan Covid-19 berbasis RT. Jika kasus Covid-19 lebih dari 10, RT itu masuk kategori zona merah sehingga tempat ibadah dan tempat umum ditutup kecuali sektor esensi. Aktivitas masyarakat di RT zona merah dibatasi hingga pukul 20.00 WIB.

“Sejak dulu sebenarnya kita sudah lakukan PPKM Mikro. Saya sudah minta RT/RW hingga lurah untuk secara berkelanjutan melaporkan. Keluar dan masuknya bagaimana pasien ini. Jadi itu sudah terjadi di wilayah kita,” kata Sutiaji.

Sutiaji mengatakan, penguatan di tingkat bawah telah dilakukan Kota Malang sejak Juni 2020 lalu. Bahkan daerah ini pelopor Kampung Tangguh di Indonesia. Dia pun mengklaim PPKM Mikro telah dilakukan wilayahnya sejak Pemerintah Pusat belum mengeluarkan Instruksi Mendagri.

“Jumlah yang positif banyak itu juga harus dilihat kenapa. Kota Malang itu jumlah sampling swabnya seribu orang perhari mesti saja yang terpapar banyak. Tapi bagaimana negara, bisa menekan angka terkonfirmasi positif, mempercepat angka kesembuhan, transmisi penyebaran,” tandasnya. (luc/ted)



Apa Reaksi Anda?

Komentar