Politik Pemerintahan

Pemkot Malang Perpanjang Izin Rumah Karantina Pasien Covid-19 ke Pemprov

Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa dan Wali Kota Malang, Sutiaji.

Malang(beritajatim.com) – Pemerintah Kota Malang sedang mengurus perpanjangan penggunaan Balai Pelatihan Sumber Daya Manusia (BPSDM) milik Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur (Jatim) di Jalan Kawi, Kota Malang sebagai rumah karantina atau safe house pasien Covid-19.

Wali Kota Malang, Sutiaji mengatakan sesuai izin awal penggunaan BPSDM berakhir pada Januari 2021. Untuk itu, dia akan mengurus izin perpanjangan ke Pemprov Jatim. Selama ini, keberadaan rumah karantina digunakan untuk relaksasi rumah sakit rujukan karena melonjaknya kasus Covid-19.

“Safe house (rumah karantina) sebenarnya izinnya pada Januari 2021 ini habis. Saya sudah instruksikan Sekda Kota Malang untuk minta kepada Gubernur, supaya izin penggunaannya diperpanjang,” ujar Sutiaji, Selasa (5/1/2021).

Rumah karantina digunakan untuk penanganan pasien gejala ringan dan sedang. Proses perpanjangan izin ini sebagai antisipasi melonjaknya kasus Covid-19 pasca libur natal dan tahun baru. Apalagi, tren kasus Covid-19 di Kota Malang cenderung naik sejak Desember 2020.

“Jadi sekarang memang fluktuasinya semakin hari semakin naik. Jadi ini menjadi kewaspadaan bagi kita semua. Epidemiologi menyampaikan bahwa hari ini belum puncak-puncaknya,” kata Sutiaji.

Sementara itu, data perkembangan Covid-19 Kota Malang pada Senin,(4/1/2021) jumlah pasien terkonfirmasi positif sebanyak, 3.879 pasien. Dari jumlah ini sebanyak 3.160 pasien telah sembuh, 336 pasien dalam pemantauan dan 383 dinyatakan meninggal dunia. (luc/kun)



Apa Reaksi Anda?

Komentar