Politik Pemerintahan

Pemkot Malang Perkuat PPKM Mikro Dengan Bikin Posko di Kelurahan

Wali Kota Malang, Sutiaji.

Malang(beritajatim.com) – Wali Kota Malang, Sutiaji memperkuat Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Mikro. Dengan membuat Surat Edaran Nomor 6 Tahun 2021 tentang berbasis mikro dan pembentukan posko penanganan COVID-19 di tingkat Kelurahan.

Total dari 5 kecamatan di Kota Malang, ada sebanyak 57 kelurahan. Disetiap kelurahan akan ada satu posko Satgas Covid-19. Tugasnya, memantau mobilitas warga agar penyebaran Covid-19 dapat dikendalikan.

“Dalam SE 6 itu ada satu instruksi bentuk posko. Satgas kita di kecamatan camat, di kelurahan ya lurah. Poskonya ya di kelurahan itu,” ujar Sutiaji, Rabu, (10/2/2021).

Sutiaji mengatakan, ketua rukun tangga (RT) nantinya akan bertugas selama 24 jam. Tugas utamanya segera melaporkan ke RW dan Lurah jika ditemukan warganya bergejala Covid-19. Satgas dimasing-masing wilayah mulai kecamatan hingga RT berada dalam satu koordinasi.

“Pak RT tugasnya 24 jam harus lapor, segera disarankan jika ada warga bergejala. Mobilitas orang dipantau. Satgas kami sudah turun langsung ke kecamatan dan kelurahan harus ada koordinasi bersama,” kata Sutiaji.

Sutiaji menjelaskan, tugas Satgas di masing-masing wilayah adalah menemukan suspek, melacak kontak erat hingga memantau isolasi mandiri. Dia mengklaim program ini telah berjalan lama di Kota Malang sejak pandemi Covid-19.

“Karena tugasnya menemukan kasus suspek Covid-19, terus melacak kontak erat dan melaksanakan pengawasan ketat isolasi mandiri bagi pasien dan kontak erat Covid-19. Ini sejak lama kami terapkan. Tinggal kami kuatkan saja. Karena dengan begitu masyarakat bisa mendapatkan edukasi dan literasi terkait dengan Covid-19,” tandasnya. (luc/ted)



Apa Reaksi Anda?

Komentar