Politik Pemerintahan

Pemkot Malang Kecam Kepala Dinas Pangan yang Tersangkut Kasus Narkoba

Wali Kota Malang, Sutiaji (tengah).

Malang (beritajatim.com) – Pemerintah Kota Malang mengecam kasus penyalahgunaan narkoba yang menjerat Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (Dispangtan) Ade Herawanto. Pemkot juga telah melakukan koordinasi dengan Perguruan Tinggi yang ada di Malang.

“Kami juga sudah berkoordinasi dengan Perguruan Tinggi untuk sama-sama mengecam tindakan siapapun yang menggunakan narkoba. Kenapa saya prihatin karena ini ASN yang seharusnya memberi contoh baik ke masyarakat,” ujar Walikota Malang Sutiaji, Selasa, (30/3/2021).

Ade saat ini mendekam di sel Mapolda Jatim di Surabaya. Dia ditahan bersama lima tersangka lainnya, dua wanita berinisial FN dan CR serta 3 orang laki-laki lainnya IL, FR dan GN. Kasus ini langsung ditangani oleh Polda Jatim karena untuk mempercepat dan pendalaman kasus ini.

Mereka dijerat dengan pasal 111 ayat 1, kemudian pasal 114 ayat 1, kemudian pasal 112 ayat 1, kemudian pasal 132 ayat 1 Undang-undang nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika dan Psikotropika. Ancaman hukuman 5 tahun sampai 20 tahun penjara.

“Kita belum tahu, yang jelas saat ini dari Polresta Malang Kota sudah ada surat penahanan. Belum tahu beliau pemakai narkoba atau yang lainnya (pengedar) karena masih dalam pendalaman polisi,” kata Sutiaji.

Sutiaji bahkan memberikan apresiasi kepada Satreskoba Polresta Malang Kota dalam mengungkap sindikat narkoba yang melibatkan Kepala Dinas. Dia juga mendukung Polresta Malang Kota dalam mengungkap kasus penyalahgunaan narkoba di wilayah mereka.

“Atas nama Pemkot Malang kami sangat prihatin kami berikan apresiasi terhadap Polresta Malang Kota yang berkomitmen membongkar sindikat narkoba sabu-sabu. Kami tidak main dan terus mendorong pengungkapan kasus penyalahgunaan narkoba,” tandas Sutiaji. [luc/but]



Apa Reaksi Anda?

Komentar