Politik Pemerintahan

Selain Diberhentikan

Pemkot Malang Juga Tak Berikan Bantuan Hukum Kadispangtan

Wali Kota Malang, Sutiaji (tengah).

Malang (beritajatim.com) – Pemerintah Kota Malang memutuskan Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (Dispangtan) Ade Herawanto diberhentikan sementara karena kasus narkoba. Dia ditahan Polda Jatim bersama sindikat narkoba lainnya berinisial FN dan CR serta 3 orang laki-laki yaitu IL, FR dan GN. Mereka ditangkap di tempat berbeda.

“Semua sudah diatur di Peraturan Pemerintah nomor 53 tahun 2010 tentang disiplin ASN. Penghentian sementara karena ada tindak pidana, ada pasal dihentikan sementara sampai putusan inkrah di pengadilan,” ujar Wali Kota Malang, Sutiaji, Selasa (30/3/2021).

Sutiaji mengatakan, jika vonis pengadilan mengharuskan Ade menjalani masa hukuman lebih dari 2 tahun, maka dia akan diberhentikan secara tidak hormat sesuai ketentuan. Sedangkan untuk gaji dia akan mendapatkan 50 persen sesuai ketentuan pemberhentian sementara.

“Kalau sudah di atas 2 tahun akan diberhentikan secara tidak hormat. Kembali kepada aturan, kasihan juga jika diberikan hak yang tidak sesuai ketentuan. Jadi tidak diberikan penghasilan tapi diberikan uang perhentian sementara 50 persen (dari gaji pokok),” kata sutiaji.

Selain itu, Sutiaji menegaskan bahwa Pemkot Malang tidak akan memberikan bantuan hukum kepada Kadispangtan. Sebab, urusan yang sedang membelitnya adalah tindak pidana penyalah gunaan narkoba. Bukan sedang melakukan tugas kedinasan.

“Saya tidak akan memberikan bantuan hukum. Yang kita bantu (bantuan hukum) tentu yang melakukan tugas kedinasan. Di luar tugas kedinasan kita tidak akan memberikan bantuan hukum. Jika nanti ada ASN yang juga berprofesi advokat melakukan bantuan hukum itu atas nama pribadi bukan Pemkot Malang,” tandasnya. [luc/suf]



Apa Reaksi Anda?

Komentar