Politik Pemerintahan

Pemkot Kediri Inginkan Prodamas Plus Berdampak Baik ke Masyarakat

Kediri (beritajatim.com) – Setelah dilakukan sosialisasi perencanaan Prodamas Plus tahun anggaran 2022 pada Senin (7/6), Pemerintah Kota Kediri lanjutkan sosialisasi Prodamas Plus di setiap Kecamatan. Acara yang diselenggarakan di masing-masing Kecamatan ini, dilaksanakan pada 8 Juni – 10 Juni 2021 secara bergantian.

Hal ini dilakukan agar penjelasan tentang perencanaan Prodamas Plus ini dapat menjangkau masyarakat secara keseluruhan. Sehingga Prodamas Plus ini dapat berdampak baik dan mampu menuntaskan masalah yang ada di masyarakat. Seperti yang dijelaskan oleh Paulus Luhur Budi Prasetya Kepala Bagian Pemerintahan, Pemerintah Kota Kediri.

“Karena kalau sekali kita rasa tidak bisa menjelaskan pada masyarakat secara keseluruhan, maka bagian pemerintahan juga ikut mensosialisasikan hal ini ke tiga Kecamatan. Dimulai dari tanggal 8 Juni sampai 10 Juni 2021” ungkap Paulus.

“Setelah sosialisasi dari Kecamatan, setiap kelurahan akan mengadakan musyawarah kelurahan untuk menyelesaikan masalah yang ada di kelurahan masing-masing. Karena pada tahun anggaran 2022 nanti, setiap usulan tidak diawali dari rembuk warga RT tapi dari kelurahan terlebih dahulu. Untuk menentukan potensi dan masalah yang ada di masyarakat” sambung Paulus.

Pada Prodamas Plus tahun anggaran 2022 mendatang mengalami sedikit perubahan dibanding pada tahun sebelumnya tahun 2021. Ini disesuaikan Peraturan Walikota yang baru yaitu Perwali no. 32 tahun 2021. Inti perubahan dari tahun sebelumnya tahun 2021 adalah ada pada usulan skala pembangunan infrastruktur.

Skala pembangunan infrastruktur pada tahun 2022 nanti akan berubah menjadi skala kelurahan yang sebelumnya pada tahun 2021 hanya mencakup skala RT. Oleh karena itu, usulan dibidang infrastruktur akan ada pembatasan minimal 25%-40%.

Pada tahun anggaran 2022 nanti, ada beberapa usulan yang sudah tidak diperbolehkan lagi. Seperti usulan bantuan sembako yang tidak berdampak terlalu besar bagi masyarakat.

“Yang perlu diperhatikan untuk saat ini, Pemerintah Kota Kediri juga sudah melakukan kerjasama dengan Universitas Negeri Malang sebagai LP2M untuk pendampingan Prodamas Plus. Nanti mereka akan mendampingi dari sisi infrastruktur, sisi ekonomi dan sisi pemberdayaan masyarakat” imbuh Paulus.

Ia juga berharap bahwa Prodamas Plus ini nantinya tidak hanya membantu membangun dari segi Defisit saja tetapi juga membangun ekonomi kerakyatan.

“Harapan kita Prodamas Plus tidak hanya membantu dari segi defisit namun juga dapat membangun ekonomi masyarakat. Artinya mampu menuntaskan masalah yang ada di masyarakat terutama di era pandemi global seperti ini” pungkasnya. [nm/but]



Apa Reaksi Anda?

Komentar