Politik Pemerintahan

Pemkab Sampang Permudah Investor Masuk Kota

Sudarmadi, Kabid Pelayanan Perizinan dan non Perizinan Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu dan Tenaga Kerja (DPMPTSP Naker) Sampang

Sampang (beritajatim.com) – Dinas Penanaman Modal dan Perizinan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Sampang, mempermudah proses perizinan investasi masuk ke kota bahari.

Kepala Bidang (Kabid) Penyelenggara Pelayanan Perizinan dan Non Perizinan DPMPTSP Sampang, Sudarmadi mengatakan, mulai 2021 proses izin investasi ke Sampang dipermudah. Namun, harus ada rekomendasi dari dinas terkait untuk diterbitkan Izin Mendirikan Bangunan (IMB).

Kemudahan izin tersebut berupa bangunan toko modern seperti Indomaret dan Alfamart. Sebab, menjadi keuntungan bagi pemerintah daerah dan pusat, sesuai dengan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 24 Tahun 2019 Tentang Pemberian Insentif dan Kemudahan Investasi di Daerah.

“Permintaan presiden, daerah jangan membuat regulasi yang mempersulit investasi, karena investor itu memberikan keuntungan, baik ke pemerintah daerah maupun pemerintah pusat,” terangnya, Kamis (8/4/2021).

Dijelaskan, keuntungan terhadap pemerintah pusat itu, didapat ketika ada transaksi. Sebab, ada uang yang tersistem langsung masuk ke kas negara, dan ini yang tidak disadari sebelumnya. Kemudian, keuntungan untuk pemerintah daerah itu berupa pajak reklame, pajak pembangunan, pajak parkir.

Sayangnya, saat ditanya berapa persen bisa menyerap tenaga kerja dari Sampang, dirinya mengaku tidak tahu jumlahnya. Hanya saja, satu toko itu bisa mempekerjakan 8 sampai 15 orang. “Jumlahnya saya kurang hapal, hanya saja pertokoan belasan orang,” tandasnya. [sar/suf]



Apa Reaksi Anda?

Komentar