Politik Pemerintahan

Pemkab Sampang Butuh Anggaran Rp 1,5 Milyar

Sampang (beritajatim.com) – Meskipun telah memiliki mesin Polymerase Chain Reaction atau yang dikenal dengan PCR. Tim medis wajib menyiapkan 11 item pendukung, agar mesin tersebut bisa difungsikan.

Jubir Satgas Covid-19 Sampang, Agus Mulyadi mengatakan, butuh banyak persiapan untuk mengoprasikan alat pendeteksi virus tersebut. Selain sarana prasarana, pihaknya juga harus menyiapkan Sumber Daya Manusia (SDM).

Agus menyampaikan, sebelas item alat pendukung. Diantaranya, freezer untuk menyimpan reagen, centrifuge untuk pemisahan sampel, biological safety cabinet untuk mix reagen dan sampel, serta alat penunjang lainya.

“Untuk pengadaan alat-alat tersebut itu, menyedot anggaran sekitar Rp. 1,5 miliar dari anggaran biaya tidak terduga (BTT). Karena alat pendukungnya memang mahal-mahal. Kalau dikalkulasi hampir setara dengan alat PCR-nya,” terang Agus.

Pria berkacamata itu menjelaskan, alat PCR tersebut bisa menguji 20 spesimen. Hasilnya bisa diketahui dalam 4 hingga 6 jam. Untuk sementara, dalam sehari pihaknya hanya melakukan satu kali runing atau menguji 20 spesimen.

Direktur RSUD dr. Mohammad Zyn, dr Titin Hamidah menambahkan, bahawa proses uji swab tersebut dilakukan secara gratis. Hal itu dilakukan kepada pasien yang dicurigai terpapar Covid-19. Terumata pasien hasil tracing dari surveillance di Puskesmas.

“Gratis, kalau untuk tes swab mandiri kita belum melayani,” tandasnya.[sar/ted]





Apa Reaksi Anda?

Komentar