Politik Pemerintahan

Pemkab Ponorogo Siapkan Uang Rp 1,35 M untuk Rumah Tak Layak Huni

Kepala DPPKAD Ponorogo Bambang Tri Wahono(foto : Endra Dwiono)

Ponorogo (beritajatim.com) – Pemkab Ponorogo rencananya akan merenovasi 100 rumah tak layak huni pada tahun 2020 mendatang. Jumlah tersebut dinilai terlalu sedikit, jika dibandingkan dengan keinginan Bupati yang mentarget 1000 rumah yang tak layak huni di tahun tersebut.

”Memang Bapak Bupati pernah menargetkan segitu, namun jika dilihat dari perkembangannya kita kembali ke APBD tahun 2020 saja,” kata Kepala DPPKAD Ponorogo Bambang Tri Wahono, saat ditemui beritajatim.com di kantornya, Jumat (22/11/2019).

APBD 2020, kata Bambang tidak ada peningkatan yang signifikan, disisi lain ada beberapa kegiatan yang harus dijalankan di tahun 2020. Seperti pilkada dan anggaran siltap untuk perangkat desa menyerap anggaran yang banyak. Sehingga untuk tahun depan, sesuai yang telah disepakati antara eksekutif dan legislatif sebanyak 100 unit.

”Mungkin di tahun 2021 nanti, perbaikan 1000 rumah tak layak huni bisa direalisasikan,” katanya.

Jumlah 100 unit pun, nanti pembiayaannya dari Pemkab dan Pemerintah Pusat. Sebanyak 90 unit rumah tak layak huni akan dibiayai oleh Pemkab. Dimana anggaran setiap unitnya sebesar Rp 15 juta. Sisanya dibiayai oleh Pemerintah Pusat, dimana anggarannya 18-20 juta per unitnya.

”Untuk perbaikan rumah tak layak huni ini Pemkab mengannggarkan kurang lebih Rp 1,35 miliar,” pungkasnya.(end/ted)





Apa Reaksi Anda?

Komentar