Politik Pemerintahan

Pemkab Ponorogo Data Pedagang Pasar Legi Selatan

Kondisi Pasar Legi Selatan yang sepi pembeli. (Foto/dok.beritajatim.com)

Ponorogo (beritajatim.com) – Angin segar untuk para pedagang di pasar legi selatan, pasalnya saat ini Dinas Perdagangan Koperasi Usaha Mikro (Dispedagkum) Ponorogo mulai mendata para pedagang yang ada di pasar tersebut.

Para pedagang tersebut, rencananya akan dipindah ke pasar legi yang baru akan selesai akhir tahun nanti.

“Pendataannya mulai kemarin (24/8/2). Perwakilan dari Disperdagkum melakukan pertemuan dengan perwakilan paguyuban pedagang Pasar Legi Selatan,” kata Ketua Paguyuban Pedagang Pasar Legi Selatan, Sundari, Selasa (25/8/2020).

Kondisi di pasar legi selatan ini bisa diibaratkan hidup segan mati tak mau. Pasar ini sudah tidak seramai dulu ketika menjadi jujugan utama aneka kebutuhan, khususnya sandang. Kondisinya saat ini sudah jauh berbeda. Di Pasar Legi Selatan, banyak pedagang kesulitan menjual dagangannya.

“Sepi pembeli, jadi ketika ada wacana pedagang akan dipindah ke pasar legi yang baru, itu seperti berkah buat kami. Laku tidak laku yang penting pindah ke tempat yang baru, yang lebih baik,” katanya.

Ketua Paguyuban Pedagang Pasar Legi Selatan, Sundari.(foto/Endra Dwiono)

Sundari menjelaskan bahwa jumlah pedagang di Pasar Legi Selatan ini ada sekitar 500 orang. Sebagian diantaranya tidak lagi berjualan karena sepinya pembeli. Dia berharap, pedagang yang tidak aktif berjualan karena merugi juga dapat diboyong ke Pasar Legi. Sebab, mereka juga pernah merasakan manis pahitnya berjualan di Pasar Legi Selatan.

“Mereka tidak berjualan itu supaya tidak rugi terus menerus, jadi ada pedagang yang tidak aktif berjualan diusulkan  juga untuk pindah,” katanya.

Sundari masih ingat, saat dirinya diundang untuk acara munggah molo Pasar Legi Selatan, dikatakan bahwa pasar legi yang baru itu nantinya bisa menampung sekitar 4000 pedagang. Dia berharap, dengan kapasitas yang besar itu, para pedagang di Pasar Legi Selatan bisa masuk semua.

“Harapannya semua pedagang baik yang aktif maupun tidak, semua bisa ikut boyongan di tempat pasar legi yang baru,” pungkasnya. (end/ted)





Apa Reaksi Anda?

Komentar