Politik Pemerintahan

Pemkab Pamekasan Mulai Distribusikan Bantuan Air Bersih

Pamekasan (beritajatim.com) – Bupati Pamekasan, Badrut Tamam secara simbolis melepas tangki bantuan air bersih untuk desa terdampak kekeringan yang tersebar di 11 kecamatan berbeda di wilayah setempat, Senin (7/9/2020).

Pelepasan simbolis tersebut, digelar bersamaan dengan Apel Virtual Aparatur Sipil Negara (ASN) di Mandhepa Agung Ronggosukowati, Jl Pamong Praja Nomor 1 Pamekasan. Dihadiri Wakil Bupati, Raja’e, Sekretaris Daerah (Sekda) Totok Hartono, serta sejumlah pejabat lainnya.

Tidak hanya itu, dalam kesempatan tersebut pihaknya juga membagikan sebanyak 10 ribu masker sebagai langkah antisipatif, sekaligus mencegah penyebaran wabah virus corona alias Covid-19, sekalipun saat ini sudah memasuki masa pembiasaan baru.

“Saat ini secara resmi kita melapas tangki bantuan air bersih kepada 77 desa terdampak kekeringan di kabupaten Pamekasan, sekaligus membagikan 10 ribu masker bagi penerima bantuan air bersih,” kata Bupati Pamekasan, Badrut Tamam.

Diakuinya, kegiatan tersebut dilakukan sebagai upaya untuk mengatasi kekurangan air bersih di wilayah terdampak kekeringan. Sekalipun saat ini sudah terdapat program bantuan sumor bor yang disebar di berbagai titik di kabupaten Pamekasan.

“Pendistribusian air bersih ini sebagai langkah antisipatif mengatasi kekeringan di sejumlah wilayah terdampak kekeringan di kabupaten Pamekasan, sekaligus kami harapkan keberadaan bantuan sumor bor di berbagai titik dapat meminimalisir kekurangan air bersih,” unykapnya.

Dari itu pihaknya berharap pendistribusian air bersih dapat membantu meringankan beban masyarakat terdampak kekeringan. “Pendistribusian air bersih ini kita harapkan dapat meringankan beban masyarakat terdampak kekeringan di kabupaten Pamekasan,” harapnya.

Berdasar data yang dihimpun beritajatim.com, terdata hanya dua kecamatan di Pamekasan yang dinyatakan aman dari kekeringan saat musim kemarau, yaitu Kecamatan Pakong dan Kecamatan Pamekasan (Kota), keduanya tidak termasuk dari 11 kecamatan berbeda yang dipastikan terdampak kekeringan yang tersebar di 77 desa berbeda.

Bahkan pada tahun sebelumnya, Pemkab Pamekasan bersama Kementerian Desa (Kemendes) berupaya membuat embung kecil penampung air bersih di sejumlah titik. Guna menanggulangi kekeringan di di daerah berslogan Bumi Gerbang Salam. [pin/ted]





Apa Reaksi Anda?

Komentar