Politik Pemerintahan

Antisipasi Penyebaran Covid-19

Pemkab Pamekasan Keluarkan Aturan Penerapan Disiplin

Pamekasan (beritajatim.com) – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan mengeluarkan aturan penerapan disiplin dan penegakan protokol kesehatan, guna mengantisipasi sekaligus mencegah penyebaran wabah virus corona alias Covid-19.

Aturan tersebut berupa Peraturan Bupati (Perbup) Pamekasan, Nomor 50 tahun 2020 tentang penerapan disiplin dan penegakan protokol kesehatan sebagai upaya pencegahan dan pengendalian Covid-19, tertanggal 7 September 2020.

“Dalam Perbup 50/2020, sedikitnya terdapat lima hal penting yang harus menjadi perhatian dalam rangka mencegah penyebaran Covid-19, yaitu terkait pelaksana, monitoring dan evaluasi, sanksi, sosialisasi dan partisipasi, serta pelaksanaan,” kata Kabid Penegakan Perundang-undangan Satpol PP Pamekasan, Yusuf Wibisono, Kamis (10/9/2020).

Bahkan dalam regulasi tersebut, juga terdapat beberapa poin sanksi bagi para pelanggar yang tidak mematuhi protokol kesehatan. Baik bagi perorangan maupun pelaku usaha, mulai dari sanksi berupa teguran hingga sanksi administratif.

“Bagi yang melanggar akan mendapatkan beberapa sanksi, di antaranya berapa teguran tertulis maupun lisan, menyanyikan lagu nasional, penyitaan KTP (Kartu Tanda Penduduk), hingga sanksi berupa denda uang sebesar Rp 100 ribu, termasuk bagi pelanggar yang tidak menggunakan masker,” unykapnya.

Tidak hanya itu, pelaku usaha yang melanggar protokol kesehatan sanksi yang diberikan berupa teguran lisan maupun tertulis, sanksi administratif setinggi-tingginya membayar denda sebesar Rp 500 ribu hingga sanksi penghentian usaha sementara, serta pencabutan izin usaha.

“Jadi sanksi ini berlaku untuk semua orang yang ada di Wilayah Pamekasan, entah itu pendatang atau siapapun yang ada di Kabupaten Pamekasan,” tegas pria yang akrab disapa Pak Yusuf.

Sementara untuk penerapan sanksi tersebut tidak hanya dilakukan oleh petugas Satpol-PP, tetapi juga bisa dilakukan oleh Polres Pamekasan dan Kodim 0826/Pamekasan yang tentunya sudah saling berkoordinasi. “Prinsipnya perbup ini sudah masuk tahap penerapan dan penindakan, bukan lagi dalam tahap sosialisasi,” jelasnya.

“Karena itu, masyarakat harus menaati protokol kesehatan agar terhindar Covid-19, khususnya di Pamekasan. Bahkan sejak Senin kemarin, kami juga sudah memberikan sanksi kepada para pelanggar, namun belum memberikan sanksi administratif karena denda administratif berlaku bagi pelanggar yang sudah berulang kali,” pungkasnya. [pin/ted]





Apa Reaksi Anda?

Komentar