Politik Pemerintahan

Pemkab Pamekasan Ingatkan Penyaluran THR Perusahaan H-7 Lebaran

Pamekasan (beritajatim.com) – Pemkab Pamekasan mengingatkan para pemilik perusahaan di daerah berslogan Bumi Gerbang Salam, agar menyalurkan THR bagi para pegawai sesuai dengan ketentuan, yakni satu kali gaji minimal H-7 Hari Raya Idul Fitri 1440 H.

“Ketentuan mengenai THR ini sebagaimana diatur dalam Surat Edaran (SE) Nomor 2 Tahun 2019 tentang Pelaksanaan THR Keagamaan Tahun 2019,” kata Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Pamekasan, Arif Handayani, Selasa (21/5/2019).

Edaran tersebut mengacu pada Peraturan Menteri Ketenagakerjaan Nomor 6 Tahun 2016 tentang THR Keagamaan Bagi Pekerja atau Buruh di Perusahaan. “Dalam regulasi itu dijelaskan tentang batas waktu paling akhir pembayaran THR, serta ketentuan minimal pemberian THR yakni tujuh hari sebelum lebaran,” ungkapnya.

“Jadi THR Keagamaan ini wajib dibayarkan paling lambat tujuh hari sebelum Hari Raya. Sesuai dengan ketentuan, THR ini untuk karyawan perusahaan atau koperasi swasta. Karyawan yang bisa mendapat THR adalah mereka yang telah bekerja selama sebulan secara terus menerus,” jelasnya.

Tidak hanya itu, pihaknya juga mengingatkan keharusan perusahaan untuk memberi THR bagi karyawan mereka sebagai bentuk kewajiban yang  mereka laksanakan. “Jumlah perusahaan di Pamekasan sebanyak 300 lebih, terdiri dari perusahaan kecil, sedang dan besar,” imbuhnya.

“Sementara untuk besaran THR yang harus diberikan perusahaan bagi para karyawan sesuai dengan UMK (Upah Minimum Kabupaten), yakni sebesar sebesar Rp 1,7 juta. Karena UMK di Pamekasan memang seperti itu,” jelasnya.

Selain itu, pihaknya juga berencana melakukan pendataan bagi perusahaan yang tidak memenuhi ketentuan. Selanjutnya dilaporkan ke Disnakertrans Pemprov Jawa Timur. “Untuk kesenangan sanksi bagi perusahaan yang tidak mentaati ketentuan adalah provinsi,” pungkasnya. [pin/suf]

Apa Reaksi Anda?

Komentar