Politik Pemerintahan

Harjad Ke-489 Kabupaten Pamekasan

Pemkab Pamekasan Dorong Perkembangan UMKM Melalui Seminar Internasional

Pamekasan (beritajatim.com) – Enam pemateri berbeda dari unsur akademisi dan praktisi diplot sebagai narasumber dalam kegiatan Seminar Internasional yang digagas Bappeda Pamekasan, di Mandhepa Agung Ronggosukowati, Jl Pamong Praja Nomor 1 Pamekasan, Sabtu (26/10/2019).

Kegiatan yang digelar dalam rangkaian Hari Jadi (Harjad) Ke-489 Kabupaten Pamekasan, mengusung tema ‘Opportunity and Challenges of Potencial Local Product to Penetrate International Markete’ dilakukan sebagai upaya memaksimalkan potensi lokal demi menunjang sektor UMKM di Bumi Gerbang Salam.

“Di tengah-tengah kita sudah hadir bapak dan ibu sebagai narasumber yang akan menyajikan kepada kita bagaimana strategi kedepan produk UMKM, serta produk lainnya. Lebih mampu mempunyai daya saing hingga ke pasar internasional,” kata Bupati Pamekasan, Badrut Tamam saat memberikan sambutan.

Tidak hanya itu, pihaknya menyampaikan pagelaran seminar internasional yang juga menghadirkan Dubes Republik Indonesia untuk Tanzania hingga Bos PT Bukalapak. Dilakukan sebagai upaya memberikan pemahaman dan motivasi mendorong semangat masyarakat untuk semakin kreatif.

“Seminar Internasional ini merupakan salah satu langkah pemerintah Kabupaten Pamekasan, dalam rangka mendorong berkembangnya industri kecil dan menengah. Hal ini sejalan dengan visi dan misi serta program prioritas pemerintah kabupaten, salah satunya mendorong perekonomian inklusif,” ungkapnya.

Pelaksanaan seminar dengan menghadirkan para akademisi dan praktisi, dinilai sebagai momentum tepat. Apalagi Pamekasan kaya akan sektor UMKM dan potensi ekonomi lokal lainnya, termasuk potensi pariwisata. “Pada sektor UMKM kita memiliki potensi lokal mempuni seperti industri batik, produk olahan ikan, rumput laut. Termasuk pada sektor lain semisal sapi, garam maupun tembakau,” jelasnya.

“Melalui kegiatan ini, kita harapkan nantinya bisa bisa mendorong perkembangan ekonomi melalui marketing yang bagus dan insya’ Allah kita bisa. Kita harus keluar dari cara yang biasa, sebab hal itu hanya akan menjadi mimpi jika mengharapkan hasil yang luar biasa. Bahkan dengan cara luar biasa sekalipun, belum tentu kita menghasilkan yang luar biasa,” tegasnya.

Dari itu pihaknya juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama selalu mencintai produk lokal dan berbangga dengan potensi yang dimiliki. “Ayo pakai produk-produk kita, kalau kita sendiri tidak bangga lantas siapa yang akan berbangga. Batik kita terbaik dan kita harus optimistis,” tegasnya. [pin/but]

Apa Reaksi Anda?

Komentar