Politik Pemerintahan

Pemkab Pamekasan Bantu 197 Korban Bencana Alam

Pamekasan (beritajatim.com) – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan memberikan bantuan kepada 197 warga terdampak alias korban bencana alam yang terjadi dalam beberapa bulan terakhir di Peringgitan Mandhepa Agung Ronggosukowati, Jl Pamong Praja Nomor 1, Selasa (4/2/2020).

Pemberian bantuan tersebut diserahkan langsung oleh Bupati Pamekasan, Badrut Tamam kepada sembilan perwakilan warga penerima bantuan. Disaksikan Sekretaris Daerah (Sekda) Totok Hartono, Kepala Dinas Sosial (Dinsos), Arif Handayani, serta perwakilan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pamekasan.

“Alhamdulillah senang rasanya bisa bersama dan bersilaturrahmi bersama masyarakat korban bencana alam yang terjadi beberapa waktu lalu. Penyerahan bantuan ini dalam rangka saling menguatkan dan mempererat tali persaudaraan, karena persaudaraan antara pemerintah dengan masyarakat harus terus dilakukan untuk saling membantu dan mendukung,” kata Bupati Pamekasan, Badrut Tamam.

Penyerahan bantuan tersebut dilakukan sebagai salah satu bentuk upaya kepedulian terhadap masyatakat di daerah yang dipimpinnya. “Prinsipnya kita harus saling mebantu dan mendukung, disini pemkab Pamekasan hadir untuk memberikan solusi. Hal lain yang paling penting adalah berusaha memberikan solusi atas berbagai persoalan  yang dihadapi masyarakat,” ungkapnya.

Selain itu, pihaknya bersama sejumlah instansi terkait juga sudah mendatangi beberapa desa dan kecamatan yang terdampak musibah, baik akibat bencana puting beliung hingga tanah longsor. “Kami meyakini jika semua ini merupakan musibah dan ujian dari Allah Subhanahu wa Ta’ala yang menuntut kesabaran bagi kita semua,” jelasnya.

“Dari itu, kami beserta jajaran ingin hadir di setiap musibah yang menimpa masyatakat Pamekasan. Tujuannya untuk memberikan semangat dan merangkul, serta mengajak masyarakat agar selalu bersabar menerima ujian. Dan alhamdulillah hari ini kami bisa memberikan bantuan bagi keluarga korban bencana,” imbuhnya.

Tidak hanya itu, bupati muda yang akrab disapa Ra Badrut juga menyampaikan permohonan maaf atas bantuan yang dinilai belum maksimal. Hal tersebut tidak lepas dari keterbatasan dan kemampuan daerah, sebab dari 197 keluarga terdampak hanya terbantu dengan bantuan sekitar Rp 334 juta yang dialokasikan dari APBD 2020.

“Sebenarnya kami sangat ingin membantu lebih, tetapi hanya ini yang dapat pemerintah kabupaten (Pamekasan) lakukan. Mudah-mudahan bantuan ini menjadi cukup dan bermanfaat bagi kita semua,” harap mantan anggota DPRD Provinsi Jawa Timur.

Untuk diketahui, dari total sebanyak 197 warga terdampak bencana alam tersebar di sembilan dari total 13 kecamatan berbeda di Pamekasan. Di antaranya kecamatan Batumarmar, Kadur, Larangan, Pademawu, Pagantenan, Pakong, Palengaan, Tlanakan, serta Waru.

Para korban mendapatkan bantuan dari Pemkab Pamekasan dengan jumlah variatif, yakni tergantung dari tingkat kerusakan akibat bencana alam yang terjadi sejak beberapa bulan terakhir. Bahkan kisaran bantuan mencapai angka sekitar Rp 334 juta lebih. [pin/but]





Apa Reaksi Anda?

Komentar