Politik Pemerintahan

Pemkab Mojokerto Ploting Rp 38 Miliar Lebih untuk 99 Desa

Bupati Mojokerto, Pungkasiadi dalam acara sosialisasi bantuan keuangan kepada desa tahun anggaran 2020 di Pendapa Graha Majatama Pemkab Mojokerto. [Foto: istimewa]

Mojokerto (beritajatim.com) – Pemkab Mojokerto melalui APBD tahun anggaran 2020 menganggarkan bantuan keuangan desa (BK Desa) senilai total Rp 38.800.000.000 miliar bagi 99 desa dari 18 kecamatan se-Kabupaten Mojokerto.

Prioritas pembangunan masih akan difokuskan untuk kepentingan infrastruktur, peningkatan kantor desa, balai desa, jalan lingkungan dan jalan usaha tani (JUT).

Hal ini dibahas bersama Bupati Mojokerto, Pungkasiadi bersama dengan para kepala desa (kades) penerima BK Desa dalam acara sosialisasi bantuan keuangan kepada desa tahun anggaran 2020 di Pendapa Graha Majatama Pemkab Mojokerto, Kamis (12/3/2020).

“Perencanaan dan lokasi BK, mengacu dari usulan pemerintah desa (bottom up). Karena pemerintah desa lah yang mengerti kebutuhan masyarakatnya. Desa menentukan nasibnya melalui program yang disusun dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Desa (RPJMDes) dan RKPDes,” ungkap Bupati Mojokerto, Pungkasiadi.

Bupati mengajak para kades dan aparatur untuk selalu bekerja keras, bersama-sama dengan semangat loyalitas yang tinggi guna mewujudkan kesejahteraan masyarakat desa. Selain itu, berdasarkan aturan yang berlaku, bupati minta agar jangan sampai terjadi penyimpangan sehingga tidak menjadi persoalan hukum yang serius dan pemanfaatan dana bisa sesuai dengan tujuan dan tepat sasaran.

“Kepada pelaksana BK Desa untuk komunikasi terus dengan Bappeda dan instansi terkait. Jangan gegabah dalam bertindak terkait perencanaan, pelaksana, monet, serta laporan pertanggungjawaban. Partisipasi masyarakat juga diperlukan, masyarakat wajib tahu menanyakan dan mengawasi, mengontrol penggunaan anggaran bantuan tersebut,” katanya.

Senada dengan Bupati, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setdakab Mojokerto, Musta’in mengatakan, kegiatan tersebut menjadi penting mengingat bantuan keuangan desa merupakan  bantuan langsung yang menyentuh masyarakat dalam skala prioritas. “Kepada para pelaksana BK Desa tahun 2020, kita harap harus bisa merencanakan, melaksanakan serta membuat laporan yang tepat,” ujarnya.[tin/ted]





Apa Reaksi Anda?

Komentar