Politik Pemerintahan

Pemkab Mojokerto Bangun TPA Berkonsep Ramah Lingkungan

Foto: Ilustrasi

Mojokerto (beritajatim.com) – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mojokerto akan membangun Tempat Pembuangan Akhir (TPA) di bekas galian C Desa Karangdieng, Kecamatan Kutorejo, Kabupaten Mojokerto. TPA seluas 4,2 hektar tersebut dibangun dengan konsep ramah lingkungan.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Mojokerto, Didik Chusnul Yakin mengatakan, Pemkab Mojokerto ingin membangun TPA dengan konsep ramah lingkungan yang juga akan dijadikan edukasi. “Sehingga nantinya yang terlihat adalah taman bukan TPA yang ada di bayangan masyarakat, sampah, kumuh, jorok, bau,” ungkapnya, Sabtu (25/1/2020).

Masih kata Didik, sehingga masyarakat Desa Karangdieng tidak perlu khawatir jika di kawasan tersebut akan dibangun TPA. Pasalnya, sesuai perencanaan dan kajian lingkungan hidup bahwa TPA ini berada jauh dari permukiman warga. Konsep pembangunan TPA Karangdieng akan dikelilingi taman, sehingga TPA ada di tengah area.

“Nantinya, di TPA ini tidak akan terlihat sampahnya tapi taman yang ada di sekelilingnya. Pengolahan sampah sudah memakai teknologi modern sehingga tidak akan menimbulkan bau yang menyengat. Seperti di TPA Belahan Tengah, pengolahan sampah sudah tidak menimbulkan bau dan polusi bau sudah tidak ada,” terangnya.

Sehingga, lanjut Didik, masyarakat tidak perlu khawatir dengan adanya pembangunan TPA karena justru ini bukan jadi tempat sampah melainkan bisa berubah menjadi wisata. Karena menurutnya, Pemkab Mojokerto tidak semata-mata membangun TPA saja tapi melainkan bisa dimanfaatkan sebagai sarana edukasi.[tin/kun]





Apa Reaksi Anda?

Komentar