Iklan Banner Sukun
Politik Pemerintahan

Pemkab Malang Mulai Fokus Bangun Desa

Malang (beritajatim.com) – Pelatihan dan Pembinaan Kapasitas Kepala Desa (Kades) dan Camat dalam rangka pemberdayaan kehidupan masyarakat pedesaan Senin (28/6/2021) hari ini, dilaksanakan di Hotel Ijen Suites Kota Malang.

Hadir dalam kegiatan ini Bupati Malang HM Sanusi, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) Suwadji serta Kabag Ops Polres Malang Kompol Hegi R.

Dalam laporannya, Suwadji menyampaikan maksud dan tujuan terhadap kegiatan tersebut. “Dengan terus adanya peningkatan kuantitas dan kualitas setiap desa, maka kiranya perlu kita adakan kegiatan pelatihan ini dalam rangka meningkatkan kemampuan Kepala Desa dan Camatnya terutama dalam penanganan pencegahan kasus Covid-19 diwilayahnya,” ungkap Suwadji.

Pihaknya juga memberikan bekal terhadap perangkat desa dalam menghadapi tantangan kedepan khususnya dibidang pemerintahan. “Tingkat efisiensi dalam bidang pemerintahan guna pembangunan serta pengelolaan keuangan juga ditekankan disini, selanjutnya peningkatan kapasitas aparatur pemerintahan melalui peningkatan pengetahuannya terhadap perundang undangan yang berlaku,” beber Suwadji.

Keinginan lainnya, lanjut Suwadji, agar tercipta peraturan desa yang tertib, harmonis dan terwujudnya kebutuhan yang prima.

Dengan dihadiri 411 peserta yang terdiri dari 33 Camat dan 378 Kades, diharapkan rangkaian pelatihan tersebut, dapat meningkatkan kinerja mereka diwilayahnya masing-masing. “Disitulah kades dan camat diharapkan mampu menjalankan perannya dalam memajukan desa dengan cara kreatif dan bersinergi bersama,” tegasnya.

Sementara itu, Bupati Malang HM Sanusi menyampaikan terimakasih dan apresiasinya terhadap seluruh perangkat desa yang hadir, seluruh kepala OPD, Dandim dan perwakilan Jajaran Polres Malang yang hadir. “Semoga kedepannya kegiatan ini nantinya dapat menjadi wadah strategis dalam rangka mewujudkan tata kelola wilayah yang baik,” ujar Sanusi.

Sanusi menuturkan, Kabupaten Malang adalah Kabupaten pertama di Indonesia dengan konsep pembangunan yang dimulai dari Desa. “Pembangunan wilayah yang mandiri dimulai dari desa, yang nantinya sesuai dengan harapan presiden agar setiap desa mampu mencukupi kebutuhannya sendiri,” tambahnya.

Seperti Kabupaten Malang yang saat ini telah mampu mencukupi kebutuhannya sendiri dari berbagai sektor. “Beras dan daging diwilayah kita telah surplus, bahkan telah kita salurkan ke luar daerah Kabupaten Malang sebab untuk masyarakatnya sendiri sudah sangat tercukupi,” pungkas Sanusi.

Terakhir, Sanusi berharap agar pembangunan desa harus disukseskan agar sejalan dengan program Kabupaten Malang Makmur dan sesuai dengan visi misi kabinet Presiden Jokowi yakni Maju. (yog/kun)


Apa Reaksi Anda?

Komentar