Politik Pemerintahan

Pemkab Malang Bakal Copot ASN Tak Netral di Pilkada

Malang (beritajatim.com) – Pemerintah Kabupaten Malang bakal memperketat netralitas ASN dalam Pilkada Kabupaten Malang 9 Desember 2020 mendatang. Hal itu dijelaskan Senin (28/9/2020) hari ini, dalam Sosialisasi Netralitas ASN dalam Pilkada Tahun 2020 yang dipimpin langsung oleh Pjs Bupati Malang, Saichul Ghulam.

“Nanti kita pantau netralitas ASN Kabupaten Malang,” terang Ghulam -Sapaan akrab Saichul Ghulam- saat ditemui di Pendopo Agung Kabupaten Malang.

Sanksi bagi ASN yang diketahui tidak netral, lanjut Ghulam, pihaknya akan memberikan sanksi mulai dari tingkat ringan hingga berat. “Jika pertama diketahui maka akan kita berikan teguran. Teguran 1, 2, dan 3. Kemudian penundaan pangkat dan golongan. Lalu jika masih terbukti lagi maka akan sanksi terberatnya adalah pencopotan,” tegasnya.

Sementara itu, ditanya terkait teknis pengawasannya, pria yang juga menjabat sebagai Kepala Bakorwil Malang itu mangaku dibantu oleh Bawaslu Kabupaten Malang. “Bawaslu kan punya tim hingga tingkatan bawah. Nanti mereka yang akan kita ajak bekerjasama dengan mereka untuk pemantauan,” papar Ghulam.

Untuk diketahui, indikator ASN yang tidak netral disebutkan Ghulam diantaranya jika diketahui menyukai atau berkomentar di salah satu postingan media sosial pasangan calon (paslon). “Hingga saat ini belum ada yang terbukti telah melakukan pelanggaran,” Ghulam mengakhiri. (yog/kun)





Apa Reaksi Anda?

Komentar