Iklan Banner Sukun
Politik Pemerintahan

Pemkab Magetan Siapkan 3 Miliar Rupiah Untuk Penanganan PMK

Sekretaris Daerah Kabupaten Magetan Hergunadi

Magetan (beritajatim.com) – Jumlah hewan ternak yang terpapar penyakit mulut dan kuku (PMK) di Magetan makin banyak.

Per 6 Juni 2022 pukul 20.00 WI, jumlah ternak yang terjangkit mencapai 1096 ekor yang tersebar di 71 desa di 18 kecamatan di Magetan.

Sekda Magetan Hergunadi menyebut untuk penanganan PMK ini Pemkab Magetan menyiapkan Rp3 milyar yang bersumber dari belanja tidak terduga (BTT) non covid-19.

“Kami sudah anggarkan penanggulangan PMK sebesar Rp3 milyar dari BTT untuk pembelian obat obatan dan vitamin. Dana ini diambil dari belanja tidak terduga bukan dari covid 19,” katanya kepada beritajatim.com, Selasa (7/6/2022).

Pemanfaatan BTT itu didasari surat darurat PMK oleh Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa.

Bupati Magetan Suprawoto juga telah menyatakan darurat PMK di Magetan. Prosedur pemanfaatan tergantung dari organisasi perangkat daerah (OPD) yang membidangi.

“Akan digunakan untuk apa, OPD tinggal mengajukan dan bisa dicairkan untuk pos pos darurat. Tentunya anggaran tersebut untuk pembelian obat obatan dan vitamin,” lanjut mantan Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Magetan itu.

Hergunadi merinci, jumlah sapi di Magetan ada sebanyak 150 ribu, sedang yang terkena PMK hanya 1 persen atau sekitar 1.000 ekor. Pihaknya sudah memerintahkan kepada OPD untuk menyelamatkan 99 persen sapi yang sehat dengan berkoordinasi dengan daerah daerah lain yang biasanya menerima sapi Magetan. Seperti Wonogiri,Boyolali, Bandung dan Jakarta.

“Setelah ada daerah yang mau menerima sapi sapi kita akan mengeluarkan surat sehat agar bisa dikirim keluar dari Magetan,” pungkasnya.

Terakhir ditanya soal minimnya petugas kesehatan ternak di Magetan yang mengakibatkan pelayanan tertunda, pihaknya mengaku telah berkirim surat kepada perguruan tinggi perguruan tinggi untuk mempercepat KKN di Magetan.

” Sesuai arahan pak Bupati, ada beberapa perguruan tinggi yang ingin mengajukan KKN dokter hewan di Magetan. Ini yang kita minta untuk dipercepat, sekitar 60 – 90 an calon dokter hewan,” pungkasnya. (fat/ted)


Apa Reaksi Anda?

Komentar