Politik Pemerintahan

Pemkab Kediri Salurkan BST Gelombang IV dan VI

Kediri (beritajatim.com) – Pemerintah Kabupaten Kediri melalui Dinas Sosial kembali mendistribusikan Bantuan Sosial Tunai (BST) kepada masyarakat terdampak pandemi Covid-19. Dalam penyaluran gelombang IV dan VI ini ada perbedaan, karena jumlah uang yang diserahkan kepada Keluarga Penerima Manfaat (KPM) senilai Rp 300 ribu. Sedangkan sebelumnya Rp 600 ribu untuk tiap KPM.

Pelaksana Tugas Kepala Dinas Sosial Kabupaten Kediri, Suharsono mengatakan, bansos BST kali ini lanjutan dari program sebelumnya pada pereode Mei, Juni dan Juli. “Penerimanya telah terupdate sebagaimana data penyaluran gelombang tiga kemarin,” ujar Suharsono.

Hari ini penyaluran Bansos BST gelombang IV dan V berlangsung pada dua wilayah kecamatan yakni, Kecamatan Mojo dan Banyakan. Distribusi bantuan dilakukan langsung oleh pegawai PT Pos Indonesia di sejumlah tempat bayar.

Seperti misalnya di Desa Surat, Kecamatan Mojo ini. Sejak pagi hari masyarakat telah antre mendapatkan penyaluran bantuan. Sementara tempat bayar berada di dalam gedung serba guna desa.

Kepala Desa Surat, Pamuji mengaku, desanya ditunjuk sebagai tempat bayar untuk warga empat desa yaitu, Sukoanyar, Mlati, Mojo dan Surat sendiri.

Berdasarkan data yang dihimpun dari Desa Surat, jumlah penerima sebanyak 176 KPM, untuk Desa Sukoanyar 330 KPM, Desa Mlati 110 KPM, dan Desa Mojo 93 KPM.

“Untuk gelombang IV dan V sebesar Rp 300 ribu per KPM. Sementara itu, khusus Desa Surat ada penambahan penerima 15 KPM dari kelompok disabilitas,” jelasnya.

Pamuji berhadap bansos BST bermanfaat bagi masyarakat terdampak pandemi. Dirinya berpesan agar bantuan dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Sementara itu, penyaluran kali ini, 1.588 Keluarga Penerima Manfaat dari 9 Desa di Kecamatan Banayakan yany di bagi manjadi 3 lokasi, yakni di Balai Desa Banyakan, Balai Desa Maron, dan Balai Desa Tiron.

Triyono, Petugas PT Pos mengatakan, untuk penyaluran di Desa banyakan, diperuntukkan bagi 529 KPM dari Desa Banyakan dan Manyaran.

“Agar tidak terjadi penumpukan, petugas melakukan sistem jemput bola dengan mendatangi Desa–desa KPM sehingga tidak terjadi kerumunan masyarakat, dan untuk penerimaannya di bagi di 3 lokasi”, terang Triyono.

Marsuti, salah satu warga penerima manfaat mengaku senang atas adanya BST lanjutan. “Sebelumnya telah menerima sebanyak 3 kali dengan nilai Rp600 ribu, meski saat ini menerima Rp 300 ribu, namun saya senang, dan mengucapkan terima kasih kepada pemerintah,” ungkapnya.

Untuk diketahui, dalam penyaluran tahap IV dan V ini Dikecamatan Banyakan terdapat 1.588 KPM dengan rincian, Desa Tiron 263 KPM, Desa Jatirejo 125 KPM, Desa Parang 105 KPM, Desa Sendang 190 KPM, Desa Ngablak 139 KPM, Desa Jabon 133 KPM, Desa Maron 104 KPM, Desa Manyaran 397 KPM, serta Desa Banyakan 132 KPM.

Pemerintah Kabupaten Kediri berharap dengan adanya perpanjangan bantuan sosial ini dapat dimanfaatkan oleh masyarakat, serta dapat meringankan beban masyarakat dalam menghadapi pandemi Covid-19. [adv kominfo/nm].





Apa Reaksi Anda?

Komentar