Politik Pemerintahan

Pemkab Kediri Gencar Rehab Rumah Tak Layak Huni

Kediri (beritajatim.com) – Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kabupaten Kediri memberikan bantuan rumah swadaya atau BRS kepada 10 warga Desa Tales, Kecamatan Ngadiluwih,  (7/9/2020). BRS) merupakan dana alokasi khusus sebagai bentuk kegiatan fasilitasi pengembangan dan permukiman tahun anggaran 2020.

Dijelaskan oleh Kepala Bidang Permukiman dan Perumahan, Ir. Herianto, MM, bahwa bantuan rumah swadaya tersebut merupakan dana stimulan yang diberikan kepada warga. Jenis bantuannya bervariasi, dari rumah rusak ringan, sedang, rusak berat dan pembangunan rumah baru.

Jumlah dana yang diberikan juga bervariasi. Alokasi untuk Desa Tales sejumlah 10 calon penerima pembangunan baru dengan nilai masing-masing Rp 35 juta dan 1 orang untuk peningkatan kualitas senilai Rp 17,5 juta.

“Bantuan itu sebesar Rp 35 juta. Rinciannya adalah Rp 30 juta untuk material dan Rp 5 juta untuk ongkos tukang. Sedangkan peningkatan kualitas rinciannya Rp 15 juta untuk material dan Rp 2,5 juta untuk ongkos tukang,” jelasnya.

“Kriteria penerimanya adalah masyarakat berpenghasilan rendah. Karena ini merupakan stimulan, jadi harus swadaya agar bangunan rumahnya bisa terealisasi dengan bagus. Dengan BRS ini diharapkan tidak ada lagi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) di Kabupaten Kediri. Masyarakat bisa mendapatkan tempat tinggal yang sehat, memiliki ventilasi udara, pencahayaan yang cukup dan memiliki MCK,” pungkas Herianto. [adv kominfo/nm]



Apa Reaksi Anda?

Komentar