Politik Pemerintahan

Pemkab Kediri Beri Izin Hajatan dengan Protokol Kesehatan

Sekretaris Satuan Tugas Percepatan Covid Kabupaten Kediri, Slamet Turmudi

Kediri (beritajatim.com) – Pemerintah Kabupaten Kediri melalui Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid 19, memberikan kelonggaran bagi masyarakat yang ingin melakukan kegiatan hajatan, namun harusĀ  melakukan penerapan protokol kesehatan.

Beberapa pekerjaan masyarakat yang terlibat seperti Pelaku Seni hiburan, Terop, Sound sistem, Dekorasi, Fotografer, Rias dan MC wajib juga mengingatkan kepada pengguna jasa untuk selalu patuh kepada aturan kesehatan.

Perizinan tersebut sesuai dengan Surat Edaran (SE) Nomor 360/2926/418.74/2020 terkait Perubahan Surat Pemberitahuan Tentang Protokol Penyelenggaraan Kegiatan Hajatan. Tertanggal 10 November 2020, perubahan dari (SE) sebelumnya, tertanggal 5 Agustus 2020.

“Surat Edaran (SE) Bupati Kediri yang baru untuk sosialisasinya agar melibatkan Pekerja Sor Terop, karena selain untuk membantu kelancaran hajatan juga sebagai pemulihan ekonomi masyarakat” kata Sekretaris Satuan Tugas Percepatan Covid Kabupaten Kediri, Slamet Turmudi, saat dihubungi melalui telepon selulernya.

Selain itu ia juga menambahkan, jika tanggung jawab kegiatan bukan hanya di bebankan kepada pemilik hajatan, namun juga seluruh pihak yang terkait.

“Agar Pekerja Sor Terop juga ikut bertanggung jawab dan ikut mengawasi kegiatan hajatan. Sehingga tidak melanggar protokol kesehatan,” kata Slamet Turmudi.

Sementara itu temui di studionya, Agus Saiku juragan terop asal Desa Sambirobyong Kecamatan Kayen Kidul mengaku keputusan yang selama ini di tunggu tunggu akhirnya terbit, sehingga ia bisa bekerja untuk melayani pemilik hajatan.

“Setelah 7 bulan ini akhirnya bisa merasakan bekerja kembali, meskipun banyak pekerjaan yang telah di cancel oleh pemilik hajatan karena takut,” kata Agus.

Meskipun begitu, setelah diberi kelonggaran penyelenggaraan, namun ini juga menjadi beban berat bagi pekerja yang ikut andil menyelenggarakan acara, karena penerapan protokol kesehatan wajib dilakukan bersama sama.

“Setelah ini kami dari pekerja sor terop wajib mengingatkan pemilik hajatan untuk selalu patuh terhadap aturan kesehatan, mungkin MC setiap saat akan selalu mengingatkan terutama kepada tamu undangan,” tutup Agus. [nm/ted]



Apa Reaksi Anda?

Komentar