Iklan Banner Sukun
Politik Pemerintahan

Pemkab Jember Ingin Bangun Sistem Transportasi yang Lebih Manusiawi

Pelaksana Tugas Kepala Dishub Jember Siswanto [foto; jemberkab.go.id]

Jember (beritajatim.com) – Pemerintah Kabupaten Jember, Jawa Timur, ingin mempertahankan bangunan-bangunan dan kawasan warisan bersejarah (heritage) untuk dijadikan ciri khas wajah kota.

“Bangunan bernilai sejarah harus kita pertahankan. Dalam modernisasi kota, bangunan itu tidak kita tinggalkan atau kita alihfungsikan. Paling tidak itu sebagai tanda bahwasanya kita punya sejarah, tanpa mengesampingkan fungsinya,” kata Pelaksana Tugas Kepala Dinas Perhubungan Jember Siswanto.

Semua bangunan bersejarah itu nantinya dikembangkan dalam sinergi sistem transportasi terintegrasi. “Sistem transportasi terintegrasi ini tidak hanya masalah jaringan jalan. Tidak hanya masalah angkutan umum. Semua harus terkoneksi, semua harus tertata. Baik itu nanti pola pergerakan pejalan kaki, angkutan tidak bermotot, angkutan bermotornya, semua harus mempunyai fungsi yang jelas,” kata Siswanto.

Jember bercita-cita menjadi Kota Cerdas (Smart City). “Ada beberapa komponen atau elemen yang akan kami lengkapi untuk membangun sistem transportasi yang lebih manusiawi dan sesuai dengan pengembangan Smart City,” kata Siswanto.

Salah satu agendanya adalah pembangunan sistem yang terintegrasi dengan angkutan wisata. “Wisata kota yang kami gagas bersama pegiat pariwisata juga memberikan alternatif untuk mengunjungi heritage-heritage itu. Saya kira ini baru, karena akan memberdayakan pengemudi angkutan kota yang selama pandemi terpuruk. Dengan adanya angkutan wisata ini kami berharap ada nilai lebih atau value,” kara Siswanto. [wir]


Apa Reaksi Anda?

Komentar