Politik Pemerintahan

Pemkab Jember Diminta Berkolaborasi dengan NU dan Muhammadiyah

Agus Sofyan, salah satu juru bicara DPRD Jember dari PDI Perjuangan, di atas podium

Jember (beritajatim.com) – Pemerintah Kabupaten Jember, Jawa Timur, diminta berkolaborasi dengan Nahdlatul Ulama dan Muhammadiyah, dalam peningkatan kualitas bidang pendidikan.

Demikian salah satu rekomendasi DPRD Jember terhadap Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Tahun Anggaran 2020, di gedung parlemen, Sabtu (17/4/2021) malam.

“Pemerintah daerah Jember harus menyiapkan kurikulum dan program penekanan pendidikan informal, terutama pada pendidikan karakter atau keagamaan dengan menjalin kolaborasi atau kerjasama dengan ormas NU, Muhammadiyah, serta lembaga pondok pesantren dan lembaga lainnya yang mempunyai perhatian terhadap masalah tersebut,” kata Agus Sofyan, salah satu juru bicara DPRD Jember dari PDI Perjuangan.

DPRD Jember juga merekomendasikan kepada Pemkab Jember agar mengalokasikan anggaran yang memadai untuk beasiswa. “Pemberian beasiswa ini harus memperhatikan kriteria seleksi dengan mendasarkan pada prestasi dan mahasiswa kurang mampu,” kata Agus.

Dewan Pendidikan, lanjut Agus, harus kembali dioptimalkan fungsi dan perannya dalam menyusun konsep pendidikan berkualitas dan bermutu ke depan. “Pemerintah Kabupaten Jember pada era pandemi diharapkan memiliki terobosan untuk segera membuka pembelajaran tatap muka,” katanya. [wir/ted]


Apa Reaksi Anda?

Komentar