Politik Pemerintahan

Pemkab Jember Bangun Asrama Haji Senilai Rp 220 M

Wakil Bupati Abdul Muqit Arief dalam prosesi peletakan batu pertama asrama haji (dok)

Jember (beritajatim.com) – Setahun jelang berakhirnya masa jabatannya, Bupati Faida mulai membangun asrama haji tujuh lantai di kawasan Kecamatan Ajung, Kabupaten Jember, Jawa Timur. Peletakan batu pertama dilakukan hari ini, Senin (7/10/2019).

Dalam sambutannya, Bupati Faida mengatakan, pembangunan asrama haji ini wujud 22 janji kerja di atas lahan 1,54 hektare dengan jumlah kamar 184 unit dengan 440 tempat tidur untuk sayap bangunan pertama. Total jika semua pembangunan selesai, maka akan ada 800 tempat tidur.

“Kami punya data yang diperlukan Jember adalah embarkasi haji karena saat ini saja jumlah jamaah haji kita rata-rata adalah dua ribu orang setiap tahun dan itu masih akan bertambah. Belum lagi yang dari kabupaten-kabupaten sekitarnya, jumlah ini akan sangat banyak,” katanya.

Syarat menjadi embarkasi haji adalah jumlah jamaah calon haji minimal 12 kelompok terbang (kloter). Menurut Faida, dari lima kabupaten di sekitar Jember jumlah itu mencapai paling sedikit 14 kloter.

Selama ini, jamaah haji Jember diberangkatkan ke Surabaya dengan bus sebelum bertolak ke tanah suci. “Istilah sub embarkasi bukan berarti menurunkan status embarkasi. Tapi memang untuk memberangkatkan ke Mekah dan Madinah, embarkasi utamanya di Surabaya. Nanti embarkasi di Jember, imigrasinya dan karantina calon jamaah haji selesai di Jember. Kopor-kopor dan segala perbekalannya selesai di Jember. Berangkat terbang dari Jember, transit pesawatnya di Surabaya, penumpangnya tidak turun, langsung terbang lagi ke (bandara) internasional,” kata Faida.

Pembangunan tahap pertama dilakukan hingga akhir Desember 2019 dengan dana Rp 17,5 miliar. “Tahap dua akan dimulai pada awal 2020 karena lelangnya akan diselenggarakan pada Desember 2019. Pekerjaan struktur lanjutan sampai lantai tujuh diselesaikan pada awal 2020 dengan dana Rp 132,5 miliar,” kata Faida.

Tahap ketiga diselenggarakan pada 2020 dengan anggaran Rp 70 miliar yang dialokasikan dalam Perubahan APBD untuk pembuatan interior. Faida menyatakan, gedung asrama haji ini akan diberi fasilitas sebagaimana hotel kelas tiga. Total anggaran yang disediakan APBD Jember Rp 220 miliar. “Seratus persen dananya dibiayai APBD Jember,” kata Faida.

Asrama haji ini juga akan digunakan untuk wisma atlet karena dekat dengan Jember Sport Garden, tempat pendidikan dan latihan, wisma tamu dan hotel transito bagi tamu yang hendak terbang melalui bandara Jember. [wir/but]





Apa Reaksi Anda?

Komentar