Iklan Banner Sukun
Politik Pemerintahan

Pemkab Jember Akan Verifikasi GTT-PTT Sebelum Terima SK Bupati

Pemberian SK GTT-PTT oleh Bupati Jember Hendy Siswanto

Jember (beritajatim.com) – Pemerintah Kabupaten Jember, Jawa Timur, akan memverifikasi guru tidak tetap (GTT) dan pegawai tidak tetap (PTT) sekolah yang belum menerima surat keputusan pengakuan status dari bupati.

Saat ini. ada 4.715 GTT dan PTT yang sudah mendapat SK bupati. Bupati Hendy Siswanto mengatakan, masih banyak GTT dan PTT yang belum menerima SK. Meeka tidak otomatis langsung menerima SK, namun masih akan diseleksi dan diverifikasi.

“Ada GTT yang tidak full bekerja. Ada yang memang lama aktif. Ada yang tidak aktif lama lalu aktif lagi. Nah itu perlu dilakukan verifikasi,” kata Bupati Hendy, Rabu (20/4/2022).

Pembagian SK tersebut dilakukan langsung oleh bupati dalam safari Ramadan di 31 kecamatan. Dengan SK tersebut, para GTT dan PTT mendapat standar hak pendapatan yang sama setiap bulan, yakni honor Rp 1,8 juta, iuran Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan Rp 117.783, iuran BPJS ketenagakerjaan Rp 12.720, dan honorarium dibayarkan maksimal usia 60 tahun.

“Saya berharap mereka semakin bersemangat, karena puluhan tahun mereka bekerja tanpa ada surat., tapi tetap mengabdi. Ini luar biasa. (Bekerja) dengan gaji Rp 250 ribu, Rp 300 ribu., Rp 400 ribu, dan sekarang honornya naik tiga empat kali lipat. Mereka juga memperoleh hak kepesertaan BPJS Kesehatan dan BPJS Ketenagakerjaan,” kata Hendy.

Tin Sulastri, salah satu guru tidak tetap, mengaku sudah menunggu SK itu bertahun-tahun. “Sejak zaman Bupati Faida, kami tidak pernah dapat. Kami sudah mengajukan ke pemkab. Dari pemkab disuruh lagi ke Dinas Pendidikan. Dari Dinas Pendidikan lari lagi ke pemkab,” katanya.

Tin sudah lebih dari lima kali mengajukan penerbitan SK tersebut. “Namanya berkas dibawa ke timur, ke barat. Saya sudah bekerja 19 tahun di SDN Badean 2. Dulu saya guru kelas. Mulai 2014, saya jadi guru Mulok (Muatan Lokal),” katanya.

Terakhir Tin mendapat honor Rp 400 ribu per bulan. “Saya tidak tahu sama sekali (berapa honor setelah mendapat SK). Saya senang, kaget. Alhamdulillah. Tidak bisa diungkapkan,” katanya. [wir/ted]


Apa Reaksi Anda?

Komentar