Iklan Banner Sukun
Politik Pemerintahan

Pemkab Jember Ajukan Tambahan Alokasi Pupuk Bersubsidi

Ilustrasi pupuk subsidi

Jember (beritajatim.com) – Pemerintah Kabupaten Jember, Jawa Timur, mengajukan tambahan dana unutk alokasi pupuk bersubsidi NPK dan urea. Ini menyusul tingkat kebutuhan pupuk untuk pertanian di Jember cukup tinggi namun jumlah didapat belum mencukup

Kebutuhan dalam e-RDKK (Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok) pupuk urea Kabupaten Jember sebesar 73.635 ton. Sementara alokasi yang diterima sekitar 59.856 ton atau sebesar 81 persen dari usulan.

Sedangkan untuk pupuk NPK kebutuhan dalam e-RDKK sebesar 77.827 ton. Sementara alokasi yang diterima sekitar 26.850 ton atau 34% dari usulan.

Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan Kabupaten Jember, Iman Sudarmaji, berharap permohonan penambahan alokasi pupuk bersubsidi untuk jenis NPK dan Urea dapat dipenuhi oleh Dinas Pertanian Provinsi Jawa Timur.

“Sehingga petani Jember tidak kesulitan dalam memenuhi kebutuhan pupuk untuk tanamannya,” katanya.

Ketua Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) Kabupaten Jember, Jumantoro, berharap pemerintah pusat maupun daerah dapat mencukupi kebutuhan pupuk bersubsidi sesuai elektronik Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok (e-RDKK) 2022. Khususnya untuk pupuk bersubsidi jenis Urea dan NPK.

Jumantoro mengaku pupuk bersubsidi sangat dibutuhkan untuk memenuhi kebutuhan unsur hara tanaman. Saat ini harga pupuk non-subsidi di pasar sangat tinggi dengan selisih bisa mencapai lima hingga enam kali lipat dari harga pupuk bersubsidi.

“Salah satu contohnya pupuk Urea. Tahun 2021 selisih harga antara subsidi dan non-subsidi hanya dua kali lipat. Sekarang selisihnya bisa mencapai lima hingga enam kali lipat. Harga pupuk Urea subsidi sebesar Rp2.250 per kilogram, sedangkan Urea non-subsidi mencapai Rp10-12 ribu per kilogram di tingkat kios,” kata Jumantoro.

Ketua Asosiasi Distributor Pupuk Jember sekaligus Ketua KUD Duta Niaga, Hari Purnomo, menyambut baik terbitnya surat permohonan tambahan alokasi pupuk bersubsidi dari Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan Kabupaten Jember Nomor 521 tertanggal 17 Mei 2022 kepada Dinas Pertanian Propinsi Jawa Timur.

Hari mengatakan realisasi penebusan pupuk bersubsidi distributor di Jember sendiri sampai dengan 25 Mei 2022 sudah tinggi. “Untuk pupuk NPK sudah mencapai 55 persen atau sudah tertebus 14.724 ton dan penebusan pupuk Urea subsidi mencapai 48 persen atau 28.499 ton,” kata Hari. (wir/beq)


Apa Reaksi Anda?

Komentar