Politik Pemerintahan

Pemkab Bojonegoro Usulkan Tambahan 6.000 Jargas Bagi Warga Ring Satu Lapangan Gas

Foto: Jaringan Gas

Bojonegoro (beritajatim.com) – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro, meminta tambahan jaringan gas (jargas) sebanyak 6.000 Saluran Rumah Tangga (SR) pada 2020 mendatang. Tambahan jargas tersebut diperuntukkan bagi masyarakat sekitar ring satu Lapangan Gas Jambaran-Tiung Biru (JTB).

Sebelumnya, Kementrian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mengalokasikan sebanyak 4.000 jargas rumah tangga di kawasan kota Bojonegoro. Dengan rincian, Desa Sukorejo sebanyak 1.243 SR, Kadipaten 450 SR, Kepatihan 315 SR, Mojokapung 711 SR, Sumbang 388 SR dan Klangon sebanyak 577 SR.

Tambahan 6.000 jargas itu, untuk warga di dua kecamatan ring satu, yakni Kecamatan Ngasem dan Gayam. “Jaringan gas ini akan diperuntukkan bagi dua kecamatan yang dibangun tahun depan,” kata Kepala Bagian Sumber Daya Alam (SDA) Pemkab Bojonegoro Dharmawan, Selasa (24/9/2019).

Sesuai surat nomor 7012/10/DJM.I/2019 dari Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) melalui Direktorat Jenderal Minyak dan Gas Bumi, kepada Presiden Direktur PT Pertamina Gas (Pertagas) menyebutkan, pelaksanaan pembangunan Jaringan Gas Bumi untuk Rumah Tangga sebanyak 4.000 SR di Kabupaten Bojonegoro Tahun Anggaran (TA) 2019 ditunda pelaksanaannya ke tahun anggaran 2020, jumlahnya sebanyak 10.000 SR.

“Penugasan Penyusunan FEED DEDC Pembangunan Jaringan Gas Bumi untuk 6.000 SR masih proses,” jelasnya. Untuk melengkapi kebutuhan 10.000 SR maka diperlukan Dokumen FEED DEDC dan UKP UPL sebanyak 6.000 SR karena Dokumen FEED DEDC dan UKL UPL yang tersedia saat ini sebanyak 4.000 SR. [lus/ted]





Apa Reaksi Anda?

Komentar