Politik Pemerintahan

Pemkab Bojonegoro Janjikan Bantuan ke Warga yang Belum Tersentuh Pusat dan Provinsi

Bojonegoro (beritajatim.com) – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro melalui Dinas Sosial (Dinsos) menyalurkan Bantuan Pangan Non Tunai Daerah (BPNTD) kepada masyarakat yang belum tercover bantuan baik dari pemerintah pusat maupun dari provinsi.

Jumlah BPNTD dari Pemkab Bojonegoro yang mulai disalurkan hari ini kepada 5.382 orang di 24 kecamatan. Tahun ini, Dinsos menargetkan dapat menyalurkan BPNTD kepada sebanyak 7.652 orang. Bantuan dari pemerintah daerah itu diberikan dalam bentuk sembako berupa 10 kilogram beras dan 8 butir telur. Atau senilai Rp110 ribu.

Kepala Bidang Penanganan Fakir Miskin, Dinas Sosial Kabupaten Bojonegoro, Supardi menjelaskan bahwa BPNTD tersebut rencananya akan diberikan secara bertahap kepada masyarakat selama 12 bulan. “Masyarakat akan tetap menerima bantuan total sebanyak 12 bulan, dengan menyesuaikan teknis pencairan. Sehingga dipastikan, bantuan dapat tersalurkan seluruhnya,” ujarnya, Jumat (11/9/2020).

Kepala Dinas Sosial, Arwan menjelaskan bahwa penerima BPNTD adalah masyarakat yang tidak menerima bantuan berupa BPNT Pusat, BST, dan BLTDD. Pihaknya mengaku, telah berkoordinasi dengan Pemerintah Desa untuk pendataan penerima BPNTD agar sesuai prosedur.

“Data yang kita terima dari Pemerintah Desa telah kita verifikasi agar tidak tumpang tindih dengan data dari pusat,” terangnya

Arwan menambahkan bahwa pihaknya sempat ada keterlambatan waktu pencairan dikarenakan adanya perubahan data penerima bantuan dari pusat. Sehingga, perlu mensinkronkan dengan data yang ada di daerah.

“Kami telah mentargetkan total penerimaan BPNTD, dan kami telah mengantisipasi apabila nantinya ada pengurangan jumlah penerima apabila ada perubahan data. Kami harapkan semua pihak dapat berkoordinasi dan bekerjasama dengan baik, agar pencairan BPNTD dapat dicairkan sesuai rencana,” pungkasnya. [lus/suf]





Apa Reaksi Anda?

Komentar