Politik Pemerintahan

P-APBD 2020

Pemkab Bojonegoro Ajukan Pembangunan 5 TPS Sekitar Pasar Tradisional

Ketua Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Bojonegoro, Nurul Azizah [Foto/dok sebelum pandemi]

Bojonegoro (beritajatim.com) – Pembangunan lima Tempat Pembuangan Sampah (TPS) tidak masuk Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2020. Sehingga dalam P-APBD 2020, Pemkab Bojonegoro mengusulkan adanya penambahan anggaran untuk pembangunan TPS yang rencananya berada di sekitar Pasar-pasar Tradisional, Kamis (27/8/2020).

Pembangunan lima PTS itu, oleh Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Cipta Karya, masing-masing dianggarkan Rp200 juta. Rencananya, pembangunan dilakukan di atas tanah milik Pemkab Bojonegoro yang ada di sekitar pasar. “Pembangunan TPS ini agar kebersihan bisa terjaga,” ujar Ketua Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Bojonegoro, Nurul Azizah.

Pembangunan lima PTS itu, menurut wanita yang juga menjabat sebagai Sekretaris Daerah (Sekda) Bojonegoro, sesuai dengan instruksi Bupati Bojonegoro Anna Mu’awanah. Tujuannya, menumbuhkan kembali nilai gotong-royong dan kerja bakti dalam menjaga kebersihan lingkungan.

“Harapannya ketika sudah ada TPS, masyarakat tidak membuang sampah sembarangan,” ungkapnya.

Selain, penambahan anggaran pembangunan TPS, dalam P-APBD 2020 juga ada perubahan anggaran yakni, gaji Tenaga Harian Lepas (THL) di Dinas Pemadam Kebakaran, asuransi pengunjung kawasan wisata oleh Dinas Kebudayaan dan Pariwisata, Dinas Pemuda dan Olahraga untuk pembangunan dan rehab sarana prasarana, serta penambahan alat berat di Dinas Pekerjaan Umum Sumber Daya Air.

Alat berat tersebut akan digunakan untuk menormalisasi sungai yang sudah mengalami pendangkalan. Kegiatan tersebut, lanjut Nurul, akan dilakukan secara intens dengan melibatkan banyak pihak secara swadaya untuk mengantisipasi banjir saat musim penghujan. [lus/suf]





Apa Reaksi Anda?

Komentar