Iklan Banner Sukun
Politik Pemerintahan

Pemilu 2024, PPP Siap Ambil 11 Juta Suara yang ‘Dipinjam’ Orang Lain

Ketua Umum DPP PPP Suharso Monoarfa saat menyampaikan sambutan di PPBU Tambakberas Jombang, Senin (18/10/2021)

Jombang (beritajatim.com) – Pemilu 2024 kurang tiga tahun lagi, namun PPP (Partai Persatuan Pembangunan) sudah mulai melakukan pemanasan. Partai berlambang kabah ini bertekad mengembalikan 11 juta lebih suara yang ‘dipinjam’ orang lain.

Pernyataan itu ditegaskan Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Partai Persatuan Pembangunan (DPP PPP) Suharso Monoarfa, saat menghadiri peringatan Hari Santri Nasional (HSN) 2021 dan Maulid Nabi Muhammad di PPBU (Pondok Pesantren Bahrul Ulum) Tambakberas, Jombang, Jawa Timur, Senin (18/10/2021).

Suharso menjelaskan bahwa pihaknya serius dalam menghadapi pemilu 2024. Untuk itu, berbagai langkah sudah dilakukan. Di antarannya, PPP belajar dari masa lalu. Partai berlambang kabah ini mulai menapak tilas suara-suara yang ‘dipinjam’ orang lain.

“Suara-suara yang ‘dipinjam’ orang lain itu kalau bisa dikembalikan. Dengan platform hasil pemilu 1999 dan 2004. Nah, kami berhitung bahwa setidak-tidakknya itu basis angka yang harusnya dicapai oleh PPP. Tapi karena dalam internal kita mengalami musibah pada (pemilu) 2014 dan 2019, jadi kita agak terganggu. Oleh karena itu, pada pemilu 2024, kita akan mengembalikan perolehan suara itu,” kata Suharso tanpa mau menyebut siapa orang lain yang dimaksud.

Berapa target pengembalian suara tersebut? Suharso menjelaskan, berkaca pada pemilu 1999 dan 2004, perolehan suara yang pernah dicapai PPP sebanyak 11 juta lebih. Suharso berharap angka tersebut bisa dicapai lagi oleh PPP dalam pemilu 2024. “Minimal (angka) itu,” lanjutnya.

Untuk mewujudkannya, PPP tidak hanya berpangku tangan. Namun berbagai uapaya sudah dilakukan. Pertama, PPP mulai melakukan rekrutmen caleg dari tingkat kabupaten/kota hingga provinsi. Sehingga, pada akhir tahun ini sudah muncul long list (daftar panjang) caleg-caleg tersebut. “Lalu yang kedua, kita tidak akan membiarkan kader-kader itu tarung ‘karepe dewe’ (semaunya sendiri),” pungkas Suharso. [suf]


Apa Reaksi Anda?

Komentar