Politik Pemerintahan

Pemilu 2019

Pemilu 2019 Muhammadiyah Bersikap Netral Aktif

Malang(beritajatim.com) – Ketua Umum Pengurus Pusat Muhammadiyah, Haedar Nashir mengatakan dalam Pemilu 2019 ini organisasinya memiliki sikap netral tapi aktif. Haedar melarang keras kadernya menjadi partisan dalam kontestasi Pemilu 2019.

“Kami netral aktif. Dalam arti tidak partisan didalam percaturan politik ini. Aktif untuk menjaga merawat bangsa,” kata Haedar saat di Malang, Jumat, (8/2/2019).

Haedar tak menampik kader Muhammadiyah ada yang menjadi partisan calon presiden. Menurutnya, tidak hanya untuk Capres 02 Prabowo Subianto saja, namun juga Capres 01 Joko Widodo. Namun ia meminta kader Muhammadiyah harus aktif menciptakan demokrasi yang beretika alam merawat kebersamaan di Indonesia.

“Harus netral aktif, dan kontestasi ini agar terciptanya politik yang sehat demokratis, beretika, dan bersama. Muhammadiyah ingin tetap merawat ini,” papar Haedar.

Selain itu, Haedar menekankan elit politik harus bersikap bijak. Tidak membuat pernyataan yang memperkeruh suasana keberagaman di Indonesia. Menurutnya, Indonesia memiliki generasi milenial yang potensial.

Generasi milenial harus diberi nuansa penuh optimisme. Sebab, generasi milenial bakal menjadi penerus pembangunan bangsa. Jika elit politik terus mempertontonkan cara politik yang kotor dikhawatirkan membuat generasi milenial justru acuh dengan politik.

“Generasi milenial sebenarnya potensinya jauh lebih dari kami. Tetapi kalau ruangnya sumpek, mereka tidak akan menjadi anak-anak bangsa yang unggul dan berartikulasi maju. Mari ciptakan ruang optimis bagi milenial,” tandasnya. (luc/ted)

Apa Reaksi Anda?

Komentar