Politik Pemerintahan

Pemilik Lahan MCK Aji Gunung Pertanyakan Dokumen Perjanjian

Sampang (beritajatim.com) – Kinerja Kabid Air Minum dan Penyehatan Lingkungan, Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Pemukiman (DPRKP) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sampang, Siti Muatifah patut dipertanyakan.

Sebab, beberapa hari lalu saat ditemui di ruang kerjanya telah berstatemen dengan tegas jika pembangunan gedung Mandi, Cuci dan Kakus (MCK) yang ada di jalan Aji Gunung, Kelurahan, Gunung Sekar, sudah selesai 100 persen tanpa masalah bahkan sudah berfungsi dengan normal.

Padahal, saat dikroscek ke bawah melalui Abd Muiz selaku pemilik lahan yang dibangun MCK mengaku sampai detik ini belum bertemu dengan pihak DPRKP. “Semenjak tanah saya mulai diukur dan dibangun MCK , sama sekali saya tidak pernah bertemu dengan pihak DPRKP,” ujarnya, Minggu (13/1/2019).

Muiz juga mengatakan, sebagai pemilik lahan dirinya merasa kecewa karena sampai saat ini tidak mengantongi berkas perjanjian dengan Pemkab setempat melalui DPRKP terkait pengunaan lahan miliknya.

“Tanah saya tidak masalah jika dipakai oleh pemerintah, asalkan jangan sampai MCK itu dialih fungsikan, karena sampai saat ini saya belum menerima berkas apapun tentang pemanfaatan lahan itu,” tegasnya.

Di tempat yang sama menurut Syamsuri ketua RT wilayah setempat menjelaskan, setelah selesai dibangun, MCK tersebut belum berfungsi dan tidak bisa dimanfaatkan oleh warga setempat.

“Kata siapa MCK itu berfungsi, kalau air dan listriknya sudah ada, tapi sampai saat ini belum bermanfaat bagi warga di Aji Gunung,” kata Syamsuri.

Sekedar diketahui, Kabid Air Minum dan Penyehatan Lingkungan, DPRKP Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sampang, Siti Muatifah berdalih MCK tersebut sudah selesai 100 persen dan tidak ada masalah.

“Jika sudah selesai dibangun tapi masih dipertanyakan oleh pemilik lahan itu sangat tidak tepat. Sebab, sejak awal pengajuan sudah ada dokumen dari yang ditandatangani pemilik lahan bahwa tanahnya dihibahkan, kemudian saat saya turun ke lokasi, MCK tersebut berfungsi,” kata ASN perempuan yang akrab disapa Atik itu.

Berdasarkan sumber yang enggan disebut namanya, anggaran pembangunan MCK tersebut merupakan dibawah Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (DPRKP) Kabupaten Sampang dengan pagu kurang lebih Rp 300 juta. [sar/suf]





Apa Reaksi Anda?

Komentar