Politik Pemerintahan

Pemerintah Desa Didorong Realisasikan Imbauan Mendes

Pamekasan (beritajatim.com) – Pemerintah Desa (Pemdes) didorong untuk merealisasikan himbauan dari Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transimigrasi (Mendes PDTT), Abdul Halim Iskandar dalam memprioritaskan penggunaan dana desa alias DD melalui dua hal penting.

Kedua hal penting tersebut yakni untuk pembangunan infrastruktur, serta penguatan kesehatan masyarakat melalui langkah antisipatif sekaligus pencegahan terhadap penyebaran wabah virus corona alias Covid-19. Apalagi wabah asal Tiongkok sudah banyak memakan korban.

Salah satunya disampaikan Koordinator Pendamping Desa Kecamatan Tlanakan, Achmad Bukhori yang meminta kepala desa di wilayah setempat untuk mematuhi himbauan dari Mendes PDTT. “Melalui himbauan itu kami juga mengajak pemerintah desa agar memprioritaskan pembangunan dana desa 2020 untuk dua hal penting,” ungkapnya, Rabu (84/2020).

“Dua hal penting itu meliputi prioritas pembangunan infrastruktur secara swakelola dengan sistem PKDT (Padat Karya Tunai Desa) demi memperkuat data tahan ekonomi desa dan pendapatan masyarakat, serta untuk penguatan aspek kesehatan melalui upaya pencegahan dan penanganan virus corona,” imbuhnya.

Dari itu pihaknya mengimbau seluruh pemerintah desa agar merealisasikan himbauan tersebut, sekaligus upaya mencegah penyebaran wabah Covid-19. “Maka dari itu kami mengimbau agar seluruh kegiatan penangulangan corona melaksanakan padat karya tunai PKTD desa, seperti pembuatan masker di desa hingga penyemprotan dengan upah harian.” Jelas pria yang akrab disapa Bukhori.

Dari himbauan tersebut, terdapat sejumlah desa di Kabupaten Pamekasan yang sudah menerapkan hal serupa. Termasuk di antaranya di Desa Larangan Slampar, Tlanakan. Di mana pemerintah desa bersama sejumlah masyarakat bahu-membahu melakukan penyemprotan disinfektan hingga membagikan masker secara gratis kepada warga.

Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kades Larangan Slampar, Hoyyibah bersama Tim Satgas Covid-19 di desa setempat. Mereka melakukan penyemprotan cairan disinfektan di sejumlah pusat keramaian ataupun fasilitas desa, seperti masjid, sekolah hingga rumah warga, termasuk juga membagikan masker secara gratis.

“Tidak kalah penting kami juga mengimbau kepada seluruh masyarakat agar selalu menerapkan pola hidup sehat, serta selalu menjaga kebersihan. Salah satunya dengan tetap melakukan physical distancing dan lainnya, intinya mengikuti anjuran pemerintah,” pungkas Hoyyibah. [pin/kun]





Apa Reaksi Anda?

Komentar