Iklan Banner Sukun
Politik Pemerintahan

Pemerintah Daerah Jangan Buat Masyarakat Berlomba Ingin Jadi ASN

Ketua DPC PKB Jember Ayub Junaidi [Foto: Oryza A. Wirawan]

Jember (beritajatim.com) – Pemerintah daerah diminta tidak membuat masyarakat berlomba ingin menjadi aparatur sipil negara. Sebaiknya anggaran dialokasikan untuk memperkuat akses permodalan untuk menumbuhkan wirausahawan-wirausahawan baru di Kabupaten Jember, Jawa Timur.

Hal ini dikemukakan Ketua Dewan Pimpinan Cabang Partai Kebangkitan Bangsa Jember Ayub Junaidi. “Saya belum melihat rencana detail bagaimana pemerintah daerah menekan angka pengangguran terbuka di Jember,” katanya.

Bupati Hendy Siswanto mengatakan, pihaknya telah melaksanakan program penumbuhan wira usaha baru (WUB) setiap tahun secara rutin, maupun bekerjasama dengan Kementerian Perindustrian dengan sasaran beberapa jenis usaha industri kecil menengah (IKM).

“Di samping itu juga Pemerintah Kabupaten Jember juga berusaha menciptakan UMKM yang tangguh melalui serangkaian kegiatan kewirausahaan, pelatihan, pendampingan dan bantuan permodalan Banpres Produktif Usaha Mikro (BPUM) dengan harapan UMKM menjadi eunterprenuer sejati, terutama di era pandemi,” kata Hendy.

Sementara untuk menekan angka penganggutan terbuka, Hendy memiliki empat langkah. “Pertama, memberikan kemudahan perizinan usaha kepada investor untuk menanamkan modal di Kabupaten Jember sehingga dapat membuka lapangan kerja baru,” katanya.

Kedua, memberikan pelatihan dan ketrampilan kepada penduduk usia kerja yang belum bekerja. sehingga mempunyai ketrampilan untuk berwirausaha. “Berikutnya, nemberikan bantuan modal usaha kepada UMKM untuk mengembangkan usahanya. Terakhir, mengadakan program kegiatan yang bersumber dari APBD bisa menyerap tenaga kerja atau padat karya,” kata Hendy. [wir/ted]


Apa Reaksi Anda?

Komentar