Politik Pemerintahan

Pemekaran 2 Kecamatan di Ponorogo Dorong Peningkatan Pelayanan Publik

Kabiro Administrasi Pemerintahan dan Otoda Pemprov Jatim Jempin Marbun(foto/Endra Dwiono)

Ponorogo (beritajatim.com) – Pemekaran dua kecamatan, yakni kecamatan Sumberejo dan kecamatan Kota Lama di wilayah Ponorogo selangkah lagi akan menjadi kenyataan. Pemkab setempat menarget, tahun 2021 sudah dimulai pembangunan komplek perkantoran kecamatan. Pemkab merencanakan anggaran pembangunan masing-masing kecamatan sekitar Rp 2,5 miliar.

“Lahan untuk pembangunan sudah ada, baik yang di Sumberejo maupun Kota Lama. Pembangunan akan dilanjutkan nanti tahun 2022, untuk pembangunan lainnya, seperti puskesmas, polsek maupun koramil,” kata Sekda Agus Pramono, Jumat (18/9/2020).

Agus menyebut jika pemekaran kecamatan diperlukan untuk memacu pertumbuhan ekonomi di dua wilayah tersebut. Dia optimis pemekaran kecamatan dapat meningkatkan kualitas pelayanan publik. Selain itu Dia juga mengklaim rencana pemkab mendapat dukungan pemprov Jatim. Dimana perwakilan pemprov Jatim beberapa waktu lalu meninjau dua kecamatan tersebut. “Pemekaran dibutuhkan untuk mengurangi kesenjangan antar kecamatan,” katanya.

Sementata itu, Kepala Biro Administrasi Pemerintahan dan Otoda Pemprov Jatim Jempin Marbun yang beberapa waktu lalu meninjau mengatakan jika peralihan status aset perlu diperhatikan agar tidak menimbulkan masalah dikemudian hari. Sebab, kecamatan merupakan bagian dari OPD yang dinaungi pemkab. Untuk aset tanah, bisa melalui mekanisme tukar guling dengan desa.

“Pemkab harus mencarikan pengganti yang senilai kepada desa jika aset tanahnya digunakan. Harus sesuai dengan ketentuan dan peraturan yang berlaku,” katanya.

Usai melakukan peninjauan, pemprov lantas menyampaikan hasilnya kepada kementerian dalam negeri (kemendagri). Jempin mengatakan, kementerian yang dipimpin Tito Karnavian itu yang berwenang memberikan persetujuan. “Kalau sudah disetujui kemendagri, nanti pemkab dapat mengajukan permohonan fasilitasi raperda pemekaran kepada gubernur,” pungkasnya. (end/kun)





Apa Reaksi Anda?

Komentar