Politik Pemerintahan

Pembebasan Lahan Stadion Sampang Belum Tuntas

Ainur Rofik (dok)

Sampang (beritajatim.com) – Master plan atau rencana induk pembangunan Stadion di Kabupaten Sampang, dipastikan gagal. Sebab, anggaran terpangkas untuk rasionalisasi Covid-19. Tetapi, pemkab setempat memastikan jika jadwal pembebasan lahan tetap dilakukan sesuai agenda sebelumnya.

Kepala Bidang (Kabid) Olahraga Disporabudpar Sampang, Ainur Rofik mengatakan. Hingga saat ini pembebasan lahan stadion tersebut sudah terselesaikan seluas 7 hektare dari jumlah tanah yang dibutuhkan seluas 10 hektare.

“Pembebasannya dilakukan sebanyak tiga tahap yakni, tahap pertama dikerjakan pada akhir 2019 lalu, seluas 4 hektare dengan anggaran sebesar Rp 14 miliar. Kemudian tahap kedua dilakukan pada awal tahun 2020 seluas 3 hektare dengan anggaran Rp 11 miliar,” terangnya, Kamis (10/9/2020).

Ditambahkan, dalam pembebasan lahan tahap ketiga dengan luas tanah 3 hektare itu membutuhkan anggaran sebesar Rp 6 miliar hingga Rp 8 miliar. “Nah, untuk anggarannya sendiri masih pengajuan pada Dana Alokasi Khusus (DAK),” tandasnya.

Sekedar diketahui, rencananya stadion tersebut akan dibangun di Desa Sejati, Kecamatan Camplong, Kabupaten Sampang, atau berada di sisi selatan bagian timur berdekatan dengan perbatasan Kabupaten Pamekasan. [sar/kun]





Apa Reaksi Anda?

Komentar