Politik Pemerintahan

Pembebasan Lahan Bandara Sumenep Tak Sesuai Target, Anggaran Rp 12 Milyar Kembali ke Kasda

Sumenep (beritajatim.com) – Pembebasan lahan untuk pengembangan Bandara Trunojoyo Sumenep tahun 2019 meleset dari target.

“Semula kami menargetkan bisa membebaskan lahan seluas 18 hektare dengan alokasi dana dari APBD sekitar Rp 30 miliar. Namun ternyata yang bisa dibebaskan hanya 8 hektare,” kata Kabid Prasarana Dinas Perhubungan (Dishub) Sumenep, Dadang Dedi Iskandar, Jumat (03/01/2020).

Ia menjelaskan, pembebasan lahan tersebut berdasarkan verifikasi oleh tim yang diketuai Badan Pertanahan Nasional (BPN) Sumenep. Hasil verifikasi itu menyebutkan bahwa lahan yang telah memenuhi syarat untuk dibebaskan hanya sekitar delapan hektare.

“Kami tidak ingin ada masalah di kemudian hari atas pembebasan lahan itu. Makanya kami hanya membebaskan lahan yang benar-benar ‘clear‘ dan ‘clean‘. Selanjutnya kami akan melakukan pembayaran kepada pemilik lahan yang dibebaskan itu,” paparnya.

Pembebasan lahan sekitar delapan hektare itu menelan anggaran Rp 18 miliar dari Rp 30 milyar yang telah dialokasikan di APBD Sumenep. “Artinya ada sisa anggaran pembebasan tanah sekitar Rp 12 miliar. Sisa anggaran itu kami kembalikan ke kas daerah,” terangnya.

Lahan sekitar delapan hektare yang dibebaskan itu merupakan bagian dari 28 hektare lahan pengembangan Bandara Trunojoyo. Luasan lahan tersebut sesuai penentuan lokasi pembebasan lahan yang dikeluarkan Pemerintah Provinsi Jawa Timur pada Maret 2017. “Sisa 10 hektare lahan dari penentuan lokasi itu rencananya akan dibebaskan pada tahun ini. Semoga saja sisa lahan itu benar-benar memenuhi syarat untuk dibebaskan,” ucap Dadang.

Ia menjelaskan, setiap lahan yang akan dibebaskan oleh pemerintah kabupaten/kota harus menyesuaikan dengan penentuan lokasi dari pemerintah provinsi dan setiap tahapannya harus dilaporkan. “Kami sekarang ini diberi perpanjangan waktu oleh pemerintah provinsi untuk membebaskan sisa lahan sesuai penentuan lokasi itu. Kami diberi waktu hingga Maret tahun ini,” ujarnya. (tem/kun)





Apa Reaksi Anda?

Komentar